KAB. SERANG, Mediabooster.news – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja secara kolaboratif demi menuntaskan 10 program prioritas 100 hari kerja yang menjadi fokus utama masa awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, periode 2025–2030.
Ajakan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perangkat Daerah yang dihadiri para pejabat eselon II, camat, serta pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang. Acara digelar di Aula Tb. Suwandi, Jumat (13/6/2025), dan turut dihadiri Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas serta Plh Sekda Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto.
“Rakor ini adalah rapat dinas perdana saya bersama Wakil Bupati dengan jajaran pemerintah daerah. Saya merasa bersyukur bisa berada di tengah para pemangku kebijakan yang telah banyak berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Serang yang kita cintai,” ujar Ratu Zakiyah dalam sambutannya.
Ratu Zakiyah kembali menegaskan visi lima tahunnya, yakni “Mewujudkan Kabupaten Serang Bahagia”, yaitu daerah yang rakyatnya sejahtera, pembangunan sukses, aman, nyaman, dan sehat sebagai tempat hunian yang layak.
Ia meminta jajaran OPD segera menyusun rancangan awal RPJMD 2025–2030 yang realistis dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah, berdasarkan janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Saya minta dokumen RPJMD disusun secara rasional dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kita harus mewujudkan visi Kabupaten Serang bahagia,” tegasnya.
Program 100 hari kerja Ratu Zakiyah–Najib Hamas meliputi: Konsolidasi dan penataan ASN di lingkungan Pemkab Serang, Kepastian pembayaran TPP ASN, Insentif tepat sasaran bagi guru madrasah dan guru ngaji, Peningkatan insentif RT, RW, perangkat desa, dan reward kader posyandu, Pembangunan lanjutan Masjid Terapung Banten (MTB), Program beasiswa untuk siswa berprestasi, penghafal Qur’an, yatim piatu, dan tidak mampu, Bantuan ekonomi produktif bagi masyarakat miskin dan renta, Strategi pencapaian swasembada pangan sesuai visi nasional, Kebijakan “Kabupaten Serang Bebas Sampah”, Pembentukan Satgas anti pungutan liar (pungli).
Ratu Zakiyah menekankan agar seluruh perangkat daerah tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi juga turun langsung ke masyarakat guna memahami secara nyata kondisi lapangan.
“Saya minta seluruh perangkat daerah terjun langsung ke desa-desa, rasakan dan pahami kesulitan masyarakat. Dari situ akan lahir rasa peduli dan pelayanan publik yang lebih cepat dan tepat,” katanya.
Kepada para camat, Ratu Zakiyah memberikan pesan khusus agar menjadi perpanjangan tangan kepala daerah di wilayah masing-masing dan aktif merespons keluhan warga.
“Camat harus menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Komunikasi yang baik akan mempercepat penyelesaian masalah,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi menyukseskan seluruh program yang telah dirancang.
“Kita harus bekerja sama dan bersinergi untuk mewujudkan Kabupaten Serang yang bahagia dan sejahtera. Semoga Serang bisa menjadi contoh daerah lain dalam pembangunan dan pelayanan publik,” tutupnya. (*)

