SERANG, Mediabooster.news – Pemerintah Kabupaten Serang menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dirangkaikan dengan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang di kawasan Bendungan Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kamis (30/7/2026).

Mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan tersebut diisi dengan penanaman simbolis 500 bibit pohon dan penebaran 500 bibit ikan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, para camat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, perbankan, hingga masyarakat.

Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Alhamdulillah hari ini kita memperingati Hari Lingkungan Hidup yang dirangkaikan dengan rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang. Kehadiran para pegiat lingkungan, dunia usaha, perbankan, seluruh OPD, kecamatan hingga pemerintah desa menjadi bukti bahwa kita memiliki komitmen yang kuat agar bumi yang kita wariskan nanti lebih hijau, lebih asri, dan kualitas udaranya lebih baik dari hari ini,” ujarnya.

Najib menjelaskan, penanaman 500 pohon dan penebaran 500 bibit ikan merupakan simbol kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan.

Ia mengajak masyarakat membiasakan menanam pohon, mengelola sampah secara bijak mulai dari rumah tangga hingga lingkungan kerja, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi perubahan iklim.

“Kalau kita ingin lingkungan tetap bersih dan sehat, maka harus dimulai dari diri sendiri. Rajin menanam, tidak membuang sampah sembarangan, mengelola sampah dari hulu hingga hilir, serta menjaga kolaborasi agar udara yang kita hirup tetap sehat. Itu menjadi warisan terbaik bagi generasi mendatang,” katanya.

Menurut Najib, kondisi lingkungan saat ini menunjukkan adanya penurunan kualitas udara dan air sehingga membutuhkan aksi nyata, bukan hanya sebatas ajakan.

“Kita harus bersatu, tidak hanya menjaga tetapi juga melakukan upaya nyata seperti penghijauan. Selain itu, disiplin tidak membuang sampah sembarangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Sahrudin, mengatakan kegiatan di Bendungan Sindangheula merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup yang telah dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan.

“Sebelumnya kami telah melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari aksi bersih-bersih rutin setiap Jumat bersama OPD, kecamatan dan desa, penanaman mangrove di kawasan pesisir Lontar dan Pulau Panjang, edukasi lingkungan di sekolah, lomba mewarnai untuk siswa SD, hingga lomba video konten kreatif bertema pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah,” jelasnya.

Pada puncak acara tersebut, sebanyak 500 bibit pohon ditanam secara simbolis sesuai dengan momentum HUT ke-500 Kabupaten Serang.

Sahrudin mengungkapkan, selain penanaman di Bendungan Sindangheula, DLH juga telah melakukan penghijauan di berbagai lokasi, di antaranya penanaman hampir 3.000 pohon mangrove di pesisir Lontar dan sekitar 1.000 mangrove di Pulau Panjang bekerja sama dengan PLN.

Menurutnya, penghijauan menjadi salah satu langkah konkret dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Kita ingin mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha untuk bersama-sama menjaga iklim melalui penghijauan. Selain pengelolaan sampah, penanaman pohon merupakan cara paling sederhana namun memiliki dampak besar terhadap lingkungan,” pungkasnya. (dkim).

Exit mobile version