SERANG, Mediabooster.news – Bukan hanya jas putih dan stetoskop yang terlihat. Puluhan dokter dan dokter gigi dari berbagai daerah di Banten bagian barat kali ini turun ke lapangan, saling beradu skill dan strategi dalam Turnamen Mini Padel 2026.
Turnamen yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Serang tersebut berlangsung di Lapangan Padel Geh, Kota Serang, Minggu (4/10/2026).
Sebanyak 40 pasangan ambil bagian dalam turnamen yang menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat silaturahmi para dokter. Peserta datang dari Kota dan Kabupaten Serang, Cilegon, Pandeglang hingga Lebak.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Ahmad Hasanuddin. Turut hadir Ketua IDI Banten Mohamad Rifki, Ketua IDI Serang Setiagung Ambari Bowo, Kepala Diskominfo Kota Serang, serta jajaran dokter dan dokter gigi peserta turnamen.
Ketua Panitia Mini Padel 2026, Nila Indah Gayatri, mengatakan turnamen tersebut sebenarnya berawal dari kegiatan sederhana para dokter yang memiliki hobi bermain padel.
“Awalnya hanya kegiatan kecil-kecilan. Target kami sekitar 15 sampai 30 peserta. Tetapi ternyata antusiasmenya luar biasa dan akhirnya mencapai 40 pasangan,” ujar Nila.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan semata-mata mengejar kemenangan dalam pertandingan. Lebih dari itu, Mini Padel 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan para dokter dari berbagai daerah dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.
“Tujuan utamanya adalah silaturahmi. Sekarang banyak dokter, termasuk dokter spesialis, yang bermain padel. Jadi kami mencoba mengumpulkan mereka dalam satu kegiatan,” katanya.
Nila berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, IDI Serang membuka peluang untuk menggelar kegiatan olahraga lain sesuai dengan minat para dokter.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang Ahmad Hasanuddin mengapresiasi inisiatif IDI Serang yang menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kebersamaan sekaligus mendorong pola hidup sehat.
Ia mengatakan kegiatan tersebut awalnya hanya berupa aktivitas olahraga beberapa dokter, namun berkembang menjadi turnamen yang mendapat sambutan cukup besar.
“Saya merasa senang karena ini meningkatkan tali silaturahmi antarteman-teman dokter. Kemudian juga bisa mengajak masyarakat untuk mencontoh bahwa olahraga itu penting,” kata Ahmad.
Menurutnya, olahraga tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kebugaran.
“Orang sehat belum tentu bugar. Tetapi orang yang bugar mampu melakukan aktivitas tanpa mudah merasa lelah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa dicontoh masyarakat Kota Serang sehingga masyarakat tidak hanya sehat, tetapi juga bugar,” ujarnya.
Hasan juga mengaku tertarik dengan olahraga padel karena membuat tubuh aktif bergerak dan berkeringat.
Di lokasi yang sama, Ketua IDI Serang Setiagung Ambari Bowo mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya IDI memfasilitasi hobi olahraga para dokter sekaligus memperkuat hubungan antaranggota.
“Ini merupakan salah satu kegiatan untuk menyalurkan hobi para dokter yang ada di area Serang, Cilegon dan Pandeglang. Sudah banyak yang punya hobi padel, sehingga kami mencoba memfasilitasinya,” ujar Setiagung.
Ia mengungkapkan, IDI Serang sebelumnya juga telah menggelar berbagai kegiatan olahraga, seperti mini soccer bersama dokter dari Pandeglang dan rumah sakit. IDI Serang juga pernah menggelar kegiatan olahraga bersama masyarakat.
Ke depan, pihaknya akan melihat minat para dokter terhadap berbagai cabang olahraga lainnya.
“Ada yang mengusulkan tenis dan olahraga lainnya. Kami coba fasilitasi hobi teman-teman ini,” katanya.
Setiagung menyebutkan, jumlah anggota IDI di wilayah Serang mencapai sekitar 1.100 dokter, baik dokter umum maupun dokter spesialis.
Tingginya antusiasme pada Mini Padel 2026 juga menunjukkan olahraga padel mulai berkembang di Banten bagian barat. Pesertanya tidak hanya berasal dari Serang, tetapi juga Cilegon, Pandeglang dan Rangkasbitung.
“Alhamdulillah ternyata teman-teman sudah banyak yang suka padel di daerah Banten bagian barat. Kalau selama ini padel banyak dikenal di Tangerang dan Jakarta, sekarang sudah mulai merambah ke Cilegon dan Serang,” pungkasnya. (dkm)