SERANG, Mediabooster.news – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, berhasil menunjukkan keberhasilan pengelolaan program ketahanan pangan desa melalui panen raya hortikultura timun yang digelar pada Senin (18/5/2026).
Kegiatan panen raya tersebut disaksikan langsung oleh Camat Pabuaran H. Idam Danal, Kasi Kecamatan Khairudin, Perwakilan Pemdes Kadubeureum, pendamping desa Abdul Jalil, pengurus BUMDes, hingga para petani setempat.
Direktur BUMDes Sejahtera Desa Kadubeureum, Hayati Nufus, mengatakan panen timun yang dilakukan saat ini menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan desa mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Hari ini kita sedang panen mentimun. Harapan saya mudah-mudahan program ketahanan pangan ini bisa dilakukan juga oleh petani-petani lain yang ada di Desa Kadubeureum,” ujar Hayati.
Ia menjelaskan, lahan yang dikelola untuk tanaman timun mencapai lebih dari satu hektare. Selain timun, BUMDes juga mengembangkan beberapa jenis tanaman lain di titik berbeda yang dikelola oleh petani desa.
“Kita punya beberapa titik lahan yang dikelola oleh beberapa orang. Jenis tanamannya berbeda-beda, ada padi, mentimun, hingga ubi ungu,” katanya.
Menurutnya, ubi ungu menjadi salah satu produk unggulan desa yang nantinya diharapkan dapat diolah menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi dan mampu meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
Dari lahan timun seluas satu hektare tersebut, BUMDes Sejahtera telah melakukan panen sebanyak empat kali dengan jadwal pengambilan dua hari sekali.
“Kurang lebih hasil yang sudah didapat mencapai lima ton. Untuk penjualannya alhamdulillah tidak sulit karena tengkulak langsung datang ke sawah, timbang di tempat dan langsung dibuat nota,” jelasnya.
Ke depan, pihaknya berencana memperluas lahan pertanian dan menambah jumlah petani agar dana ketahanan pangan desa dapat dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak masyarakat.
“Kita ingin memperluas lahan dan menambah petani agar program ketahanan pangan ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh seluruh petani di Desa Kadubeureum,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Pabuaran H. Idam Danal mengapresiasi keberhasilan BUMDes Sejahtera dalam membangun kerja sama dengan masyarakat dan petani desa.
“Alhamdulillah BUMDes Sejahtera Kadubeureum sudah bisa bekerja sama dengan masyarakat dan para petani. Ini sudah terlihat hasil nyatanya, mulai dari timun, padi hingga ubi ungu,” ujarnya.
Menurutnya, sektor hortikultura di Kecamatan Pabuaran memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena kondisi alam dan ketersediaan air yang mendukung.
“Ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk mengembangkan BUMDes ke arah yang lebih baik, karena potensi desa di Kecamatan Pabuaran sangat besar,” katanya.
Kepala Desa Kadubeureum, Mukhlas, juga menyampaikan apresiasinya kepada pengurus BUMDes dan para petani yang dinilai berhasil menjalankan program ketahanan pangan desa dengan baik.
“Dari awal pemerintah desa sudah percaya kepada pengurus BUMDes dan para petani yang memang memiliki pengalaman di bidang pertanian maupun usaha,” ucap Mukhlas.
Hal senada disampaikan pendamping desa, Abdul Jalil. Ia mengatakan keberhasilan panen timun menjadi awal yang baik bagi pengembangan sektor pertanian desa ke depan.
“Alhamdulillah kegiatan ketahanan pangan Desa Kadubeureum yang dikelola BUMDes Sejahtera sudah membuahkan hasil. Dari lahan sekitar satu hektare menghasilkan kurang lebih lima ton timun,” katanya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat terus berlanjut dengan pengembangan komoditas lain seperti ubi dan tanaman pangan lainnya.
“Selamat dan sukses untuk BUMDes Sejahtera Desa Kadubeureum yang sudah berhasil memanfaatkan program ketahanan pangan tahun 2025 dengan hasil yang nyata,” pungkasnya. (dkm)


