SERANG, Mediabooster.news – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang melalui Bidang Prasarana Pertanian melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) di Desa Sujung dan Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Senin (20/7/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan berupa mesin pompa air, jaringan pipa saluran, serta bak penampungan air berfungsi dengan baik dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani dalam mendukung produktivitas pertanian.
Program Irigasi Perpompaan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian dalam rangka pengembangan infrastruktur pertanian yang dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026.
Melalui program yang dikerjakan secara swakelola ini, pemerintah membangun rumah pompa, menyediakan mesin pompa beserta jaringan perpipaan dan sarana pendukung lainnya untuk mempermudah akses air ke lahan pertanian, khususnya pada musim kemarau.
Teknologi irigasi perpompaan memanfaatkan sumber air permukaan yang dipompa menuju areal persawahan melalui jaringan pipa, sehingga distribusi air menjadi lebih efektif dan efisien.
Kepala Bidang Prasarana Pertanian DKPP Kabupaten Serang, Sariful Hidayat, mengatakan kegiatan monitoring dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program bantuan irigasi pompanisasi di sejumlah wilayah Kabupaten Serang.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan.
“Kami sedang melakukan monitoring dan evaluasi program bantuan irigasi pompanisasi di beberapa wilayah Kabupaten Serang. Tentunya program ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar cita-cita menuju swasembada pangan dapat tercapai,” ujar Sariful.
Ia menilai pelaksanaan program Irigasi Perpompaan sejauh ini berjalan dengan baik dan mulai memberikan manfaat bagi petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.
Dengan tersedianya jaringan perpipaan dan pompa air, petani diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada curah hujan sehingga intensitas tanam dapat meningkat.
“Harapan kami, program pipanisasi ini mampu mengaliri areal persawahan secara maksimal sehingga dapat meningkatkan indeks tanam dan indeks panen. Dengan begitu produktivitas pertanian masyarakat akan semakin meningkat,” katanya.
DKPP Kabupaten Serang berkomitmen terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pemanfaatan bantuan irigasi perpompaan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh kelompok tani. (*)


