SERANG, Mediabooster.news – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial Kemitraan dan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) Provinsi Banten periode 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Senin (25/5/2026).
Dalam susunan kepengurusan Forum TJSKBLP yang lebih dikenal sebagai Forum CSR Banten, H. Jamil, dipercaya sebagai Ketua. Sementara itu, posisi Wakil Ketua diisi oleh Uday Suhada, (bidang Kemitraan), Yhannu Setyawan, (bidang Perencanaan dan Program), serta Dr. Untung Saritomo, (bidang Monitoring dan Evaluasi).

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam membangun daerah. Ia berharap Forum CSR tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga mampu membangun ekosistem kepedulian sosial di Banten.
“Saya berharap Forum CSR ini mampu menumbuhkan empati sosial, memperkuat budaya gotong royong, serta membangun kesadaran bahwa persoalan daerah adalah tanggung jawab bersama,” ujar Andra.
Didampingi Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandi Hartawan, Gubernur juga menegaskan bahwa program-program CSR ke depan harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Selain itu, ia meminta pengurus segera menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman organisasi.
“AD/ART sangat penting untuk mengatur tata kelola forum, keanggotaan, mekanisme koordinasi, hingga transparansi program,” tegasnya.
Gubernur juga mendorong kalangan pengusaha untuk menyalurkan program CSR secara terintegrasi melalui forum tersebut agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten.
Sementara itu, Ketua Forum TJSKBLP Banten, H. Jamil, menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini diharapkan membawa semangat baru setelah sempat vakum pasca pandemi Covid-19. Ia menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah pembenahan kelembagaan, termasuk penyusunan regulasi, struktur organisasi, serta SOP.
“Kami akan fokus pada penguatan kelembagaan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan kebutuhan masyarakat dan pembangunan kemitraan strategis,” jelasnya.
Selain itu, Forum CSR juga akan mengembangkan platform digital berupa website sebagai pusat informasi dan interaksi. Website tersebut nantinya akan memuat data kepengurusan, sebaran program CSR, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengusulkan program.
Dalam kesempatan yang sama, turut diluncurkan sejumlah program CSR, di antaranya bantuan dari Sinarmas Land berupa pembangunan empat unit rumah dan empat unit musholla senilai Rp1,2 miliar. Selain itu, diberikan pula program pelatihan kerja ke Jepang bagi 20 warga Banten senilai Rp700 juta, serta pelatihan teknologi informasi bagi generasi muda.
Dukungan non-materi juga diberikan oleh PT Tri Digdaya Nawasena berupa pengembangan website resmi Forum CSR, yang diharapkan menjadi sarana kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam menjalankan program-program sosial di Banten.
Acara pengukuhan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Banten H. Fahmi Hakim, S.E., para kepala OPD, serta lebih dari 50 pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah Banten. (*)