SERANG, Mediabooster.news – Dalam suasana pasca Idul Fitri, sejumlah mantan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten menggelar Halal bihalal sekaligus musyawarah pembentukan Himpunan Alumni KNPI Provinsi Banten Masa Bakti 2025–2030, Minggu (20/4/2025).

Acara yang berlangsung di Vila Kayu Al Zayan, Desa Panyirapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang ini diisi tausyiah oleh Ketua MUI Provinsi Banten, KH. Bazari Syam, yang juga merupakan mantan pengurus KNPI. Ia mengajak para alumni KNPI senantiasa merawat silaturahim, bersikap tawadhu, senantiasa mawas diri serta selalu membuka pintu maaf serta memberikan yang terbaik dalam perjalanan hidupnya.

Dalam ceramahnya juga KH. Bazari Syam menyampaikan bahwa KNPI yang dalam sejarahnya adalah Organisasi Kemasyarakatan yang menjasi tempat berhimpunnya organisasi kepemudaan (Ormas Kepemudaan) ini telah berhasil menelurkan banyak pemimpin-pemimpin umat, banyak beraktifitas dimasyarakat dengan beragam profesi, baik yang di birokrasi, guru, profesional juga ada yang politisi.

“KNPI merupakan wadah strategis yang sejak awal berdirinya pada 23 Juli 1973 di Cipayung, Bogor, Jawa Barat telah melahirkan banyak pemimpin dan tokoh bangsa dari berbagai latar belakang. Baik mereka yang berkiprah di birokrasi, dunia pendidikan, profesi, hingga politik. Semuanya tetap menjaga silaturahim dan memberi kontribusi positif bagi lingkungan masing-masing,” ungkap KH. Bazari.

Usai acara Halal bihalal, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah yang dihadiri oleh para mantan Ketua dan Pengurus DPD KNPI Provinsi Banten serta mantan Pengurus DPD KNPI Kabupaten/Kota se-Banten dari masa bakti 2001–2016. Juga hadir perwakilan mantan pengurus organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang pernah berhimpun dalam KNPI, serta sejumlah peninjau yang diundang khusus oleh panitia.

Musyawarah dipimpin oleh Panitia Pengarah (Steering Committee) dan diikuti oleh seluruh Peserta. Dengan suasana musyawarah-mufakat. Untuk pertama kali disepakati Pengurus Himpunan Alumni Pengurus KNPI Provinsi Banten Masa Bakti 2025 – 2025 berbentuk Presidium.

Presidium tersebut terdiri dari lima orang tokoh yang merupakan mantan Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Masa Bakti 2001–2016, yakni: H. Iin Mansyur, H. Aden Abdul Khalik, Ir. Eten Hilman, Agus Supriyatna, dan H. Dede.

Sebagai Ketua Presidium terpilih, H. Iin Mansyur menegaskan komitmennya untuk membawa Himpunan Alumni KNPI menjadi wadah yang kuat dan bekerja semaksimal mungkin mewujudkan harapan semua alumni KNPI.

“Saya bersama seluruh anggota presidium berkomitmen untuk bekerja sebaik mungkin demi merealisasikan harapan para alumni KNPI. Salah satu misi utama kami adalah menyatukan gerak langkah pemuda Banten untuk mewujudkan Banten yang lebih maju, lebih adil, lebih sejahtera, dan lebih bermartabat,” tegas Iin Mansyur.

Penyelenggaraan musyawarah ini mengacu pada praktik yang kerap diselenggarakan oleh organisasi kepemudaan di Provinsi Banten maupun Provinsi lainnya, termasuk daerah khusus Jakarta. Selain itu, hal-hal teknis yang belum yang kerap digelar oleh organisasi kepemudaan, disepakati akan diatur secara tersendir berdasarkan hasil musyawarah pada forum.

Dalam penutupan musyawarah, para pimpinan sidang yang terdiri dari H. Yhannu Setyawan, H. Akhmad Jajuli, dan Yayah Rukhayah menyampaikan harapan besar atas terbentuknya Himpunan Alumni KNPI Provinsi Banten ini.

“Kami berharap, Himpunan Alumni KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) di Provinsi Banten yang baru terbentuk ini mampu terus merawat dan menjaga silaturahmi dan senantiasa saling menebar kebermanfaatan dan menjadi teladan bagi para yuniornya yang saat ini masih mendapatkan amanah sebagai pengurus OKP maupun KNPI,” ujar Yhannu Setyawan.

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat kembali ikatan alumni KNPI di Banten, sekaligus sebagai langkah awal untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pendekatan kekeluargaan, kebangsaan, dan kepemudaan. (*)

Exit mobile version