SERANG, Mediabooster.news – Dalam upaya memastikan pelaksanaan percepatan penurunan stunting di daerah, serta mengetahui implementasi kegiatan yang telah dilaksanakan pasca Roadshow Percepatan Penurunan Stunting, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melaksanakan kegiatan Evaluasi Terpadu Pasca Roadshow Percepatan Penurunan Stunting bersama 19 Kementerian/Lembaga di PAUD Kober Melati, Kelurahan Kasunyatan, Kec. Serang, Kota Serang, Provinsi Banten. Senin (9/10/2023).

Pada Evaluasi tersebut, hadir rombongan Kemenko PMK diantaranya Deputi bidang koordinasi peningkatan kualitas kesehatan dan pembangunan kependudukan Y.B Satya SanaNugraha, Sekretaris Deputi Imam Pasli, Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Jelsi Natalia Marampa, serta turut hadir Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN RI, Drs. Eli Kusnaeli, dan, Asda II Provinsi Banten Asda III Kota Serang Kusna Ramdani, M. Yusuf, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Dr. H. Ahmas Hasanuddin, Camat Kasemen, Drs. Kristyanto, dan Kabid Dalduk DP3AKKB Erminiwati, serta tamu undangan lainnya.

Meninjau Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB-HI) Posyandu. (Foto. dkm)

Deputi bidang koordinasi peningkatan kualitas kesehatan dan pembangunan kependudukan Y.B Satya SanaNugraha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari roadshow yang telah dilaksanakan oleh Bapak Menko PMK dan dihadiri 19 Kementerian/Lembaga yang dilaksanakan di 33 provinsi dan 393 kabupaten/kota.

“Kehadiran kami ke Provinsi Banten dalam rangka Monev hasil Roadshow Stunting. Sebelumnya waktu itu Bapak Menko PMK sudah melakukan Roadshow bersama 19 Kementerian/Lembaga yang dilaksanakan di 33 provinsi dan 393 kabupaten/kota. Kita road show kesini 14 Provinsi prioritas didasarkan pada provinsi yang paling tinggi prevalensi stuntingnya dan angka absolut balitanya banyak dan kita liat dilapangan progresnya seperti apa,” ujar Y.B Satya.

Lebih lanjut T.B Satya menyampaikan, dari hasil monev roadshow tersebut, akan dibawa dan dikordinasiksn dalam pertemuan dengan 19 kementrian/lembaga serta OPD terkait dihari kedua pada, Selasa (10/10/2023) dengan Focus Group Diskusi (FGD).

“Evaluasi terpadu percepatan penurunan stunting dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama ini Kita kunjungan kelapangan, hasilnya nanti akan kita bawa dalam pertemuan dihari kedua besok di Hotel Aston dengan kegiatan Focus Group Diskusi (FGD) dengan kementrian/Lembaga serta OPD yang ada disini,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini diharapkan Kementerian/Lembaga dapat memberikan penguatan dan masukan serta solusi konkrit terhadap permasalahan prioritas yang masih menjadi kendala dalam percepatan penurunan stunting dan pencapaian target di setiap daerah.

Adapun rangkaian dalam kegiatan diantara lain, melihat miniatur program Bangga Kencana sekaligus mengevaluasi program percepatan penurunan stunting, diantaranya yaitu Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), kegiatan Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB-HI) Posyandu, Edukasi Ibu hamil dan keluarga berisiko stunting, gelar dagang UPPKA dan Butik Antik, serta Mobil Curhat Keluarga (MOCUGA). Kampung KB Kenari sebagai kampung KB berkelanjutan juga menjadi salah satu lokus dalam kunjungan ini yang telah melaksanakan program DASHAT secara rutin, yaitu memasak makanan berbasis pangan lokal bagi keluarga berisiko stunting, sambutan-sambutan, diskusi tanya jawab dan penutup. (dkm)

Exit mobile version