Penceramah: ustadz_Dedi (Ketua MT. An Nahl Cendekia Kota Serang)
Mediabooster.news – Tidak terasa kita  sudah  berada  di Bulan Sya’ban 1444H  dan menuju  ke  Bulan Ramadhan  bulan  yang ditunggu-tuggu  oleh seluruh kaum muslimin diseluruh dunia.
Bulan  yang  penuh dengan rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka  akan segera bersama  kita sesuai dengan do’a  yang sering kita  lantunkan ketika mulai memasuki bulan rajab.
Nabi Muhammad SAW diriwayatkan pernah memanjatkan doa bulan Rajab. Doa tersebut memiliki arti khusus, yakni agar umur bisa sampai pada bulan Ramadhan yang penuh berkah.
“Allahumma barik lana fi rajaba wa sya’bana wa balighna Ramadhana. waghfirlana  dzunubana  wa hasil maqosidana,”
Artinya: Ya Allah, berkahilah umur kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikan lahh (umur) kami hingga bulan Ramadha.
“waghfirlana  dzunubana  wa hasil maqosidana,”(Semoga Ramadhan  tahun ini lebih baik dari Ramadhan tahun lalu)
Dahulu para sahabat yang mulia selalu menunggu kedatangan  Bulan Ramadhan mereka menangis takut  tidak  bertemu dengan Bulan Ramadhan yang banyak  menyimpan rahasia dengan keistimewaan dan kemulyaan.
Perlu dicatat bahwa  pada bulan Ramadhan ada berapa peristiwa penting dan bersejerah diantaranya: Penaklukan  Kota  Mekah (Fathu Makkah),  terjadinya Perang Badar, Diturunkannya Al Qur’an dan adanya malam Lailatul Qodar malam  yang  lebih baik dari Seribu Bulan.
Semoga  kita menjadi  orang-orang  beruntung yang  bersama ramadhan  mendapatkan rahmat dan maghfiroh  dari Allah swt, dan menjadikan kwalitas ketaqwaan kita semakin baik, janganlah menjadi orang yang tiba-tiba saja berubah soleh/ solehah (alim) hanya pada Bulan Ramadhan  saja.
Imam Ahmad mengatakan: “Seburuk-buruk kaum adalah mereka yang hanya mengenal Allah di Bulan Ramadhan saja”.
Beruntunglah siapa yang dapat  merasakan keisitimewaan  Ramadhan untuk taqarub mendekatkan diri  kepada Allah  Azza Wa Jalla. (ustadz_dedi)
Exit mobile version