KAB. SERANG, Mediabooster.news – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumahreno bersama Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah melaksanakan Safari Ramadhan dengan meninjau langsung rumah tidak layak huni milik Ibu Asika, warga Kampung Sukasari, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Banten sekaligus memastikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran.

Dimyati mengatakan, agenda awal kunjungannya ke wilayah tersebut adalah Safari Ramadhan. Namun, pihaknya juga ingin melihat langsung kondisi masyarakat, khususnya rumah-rumah yang dinilai tidak layak huni.

“Memang kunjungan kami ini dalam rangka Safari Ramadhan. Tapi kami juga ingin melihat langsung di lingkungan sekitar, apakah ada rumah yang memang tidak layak. Ternyata setelah ditunjukkan, kondisinya memang memprihatinkan dan negara harus hadir,” ujar Dimyati.

Ia menegaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan dasar, mulai dari sandang, pangan hingga papan. Menurutnya, rumah yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga.

Pada kesempatan itu, bantuan sebesar Rp25 juta disalurkan untuk memperbaiki rumah Ibu Asika agar menjadi lebih layak huni. Dimyati pun berpesan agar bantuan tersebut digunakan sepenuhnya untuk renovasi rumah.

“Uang Rp25 juta ini untuk memperbaiki rumah, jangan untuk beli baju lebaran, jangan untuk sembako, dan jangan untuk bayar utang. Fokus untuk perbaikan rumah agar menjadi layak huni,” tegasnya.

Ia menjelaskan, rumah layak tidak harus mewah, namun setidaknya memiliki lantai yang bukan tanah, atap yang tidak bocor, serta lingkungan yang sehat. Dimyati juga mendorong adanya gotong royong dari keluarga dan masyarakat sekitar agar proses perbaikan berjalan maksimal.

Selain dari pemerintah daerah, bantuan tersebut turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang menghimpun zakat para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap warganya.

“Terima kasih karena hari ini salah satu warga kami mendapatkan bantuan RTLH kurang lebih Rp25 juta. Ini tentu sangat bermanfaat bagi penerima,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan, di Kabupaten Serang masih terdapat sekitar tujuh ribu rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian bersama. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya menjalin sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pusat untuk mengentaskan persoalan tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, agar semakin banyak warga yang bisa dibantu.

“Semakin banyak zakat yang disalurkan melalui BAZNAS, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.

Bupati menambahkan, bantuan RTLH diprioritaskan bagi warga yang sudah tidak mampu bekerja, seperti lansia atau penyandang disabilitas. Sementara bagi warga yang masih produktif, bantuan akan diarahkan dalam bentuk modal usaha agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan secara bertahap memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.

Melalui Safari Ramadhan ini, Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Serang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu, di bulan suci yang penuh berkah.

Exit mobile version