SERANG , Mediabooster.news – Harapan warga Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, akhirnya segera terwujud. Jembatan Cikotak yang selama ini dalam kondisi memprihatinkan akan segera dibangun melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jembatan sepanjang sekitar 10 meter dengan lebar 2 meter tersebut merupakan akses vital penghubung dua desa, yakni Desa Cibojong dan Kadubeureum. Selama ini, jembatan yang terbuat dari kayu itu tampak rapuh dan membahayakan warga yang melintas.
Kepastian pembangunan ditandai dengan penyerahan bantuan dari Panitia HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, kepada Kepala Desa Cibojong, Kamis (9/4/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, jajaran Pemkab Serang, perwakilan Pemprov Banten, serta jajaran OJK.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi atas bantuan CSR yang diberikan. Ia menilai pembangunan jembatan ini sangat mendesak dan akan membawa dampak besar bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada OJK dan seluruh pihak pasar modal atas bantuan ini. Jembatan ini sangat penting bagi warga kami,” ujarnya.
Menurutnya, Jembatan Cikotak menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian.
“Dengan kondisi sebelumnya yang terbuat dari kayu dan sudah rapuh, tentu sangat berbahaya. Setelah dibangun nanti, kami yakin akan memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga,” jelasnya.
Sementara itu, Hasan Fawzi menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata industri pasar modal dalam memperingati HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah desa dan pedalaman,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi jembatan yang sudah tidak layak menjadi alasan utama dipilihnya lokasi tersebut untuk mendapatkan bantuan. Nantinya, jembatan akan dibangun secara permanen dengan konstruksi beton.
“Jembatan ini akan ditingkatkan menjadi lebih kuat dan aman. Panjangnya sekitar 13 meter dengan lebar 2 meter,” ungkapnya.
Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar aktivitas sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (*)

