
SERANG, Mediabooster.news – Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius terasa di Lingkungan Asem Gede, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (6/9/2026). Ratusan masyarakat berkumpul di Masjid Jami Baitul Mustaqim untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Peringatan hari besar Islam tersebut melibatkan masyarakat RT 01, RT 02 dan RW 09. Selain warga setempat, kegiatan juga dihadiri tokoh agama serta masyarakat dari luar lingkungan yang turut meramaikan acara.
Ketua DKM Masjid Jami Baitul Mustaqim, Feri Hariansyah, hadir bersama Ketua RT 01 sekaligus Ketua Panitia, Juandi, Ketua RT 02 Luki, tokoh agama dan ratusan jamaah.
Yang menarik, kemeriahan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir. Tradisi panjang mulud juga kembali menjadi bagian penting dalam peringatan Maulid Nabi di lingkungan tersebut.
Sejak pukul 07.00 WIB, panitia bersama para pemuda mulai mendatangi rumah-rumah warga untuk menjemput panjang mulud dan berkat yang telah disiapkan secara sukarela oleh masyarakat. Panjang mulud kemudian diarak menuju Masjid Jami Baitul Mustaqim untuk dikumpulkan, didoakan, kemudian dibagikan kepada masyarakat dan tamu undangan.
Pemandangan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian warga dalam menjaga tradisi keagamaan yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Ketua DKM Masjid Jami Baitul Mustaqim, Feri Hariansyah, mengatakan antusiasme masyarakat untuk bersedekah melalui tradisi panjang mulud terus terjaga setiap tahun.
“Alhamdulillah, setiap tahun antusias warga untuk mengeluarkan sedekah, termasuk membuat panjang mulud, sangat tinggi. Insyaallah tradisi ini akan terus kita laksanakan setiap tahun,” ujar Feri.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tahun ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat, termasuk warga yang datang dari luar lingkungan Asem Gede.
Panitia, kata dia, telah melakukan berbagai persiapan bersama para pemuda agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, pemuda juga sangat luar biasa. Mereka ikut mempersiapkan kegiatan, bahkan sampai begadang hingga tengah malam untuk menyiapkan panjang mulud. Alhamdulillah, semuanya berjalan sukses,” katanya.
Feri berharap kebersamaan dan kekompakan masyarakat Asem Gede dapat terus dipertahankan. Ia juga berharap pelaksanaan Maulid Nabi pada tahun-tahun mendatang dapat berlangsung semakin meriah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami, tahun depan masyarakat bisa lebih kompak lagi, bersama-sama memberikan yang terbaik dan terus menjaga kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi ini. Mudah-mudahan kebersamaan dan semangat gotong royong warga semakin kuat,” tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baitul Mustaqim bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi warga. Tradisi panjang mulud yang tetap hidup menjadi simbol kepedulian, sedekah dan kebersamaan masyarakat Asem Gede dalam menyambut bulan penuh berkah. (dkm)
