
SERANG, Mediabooster.news – Pondok Pesantren Nurul Manaqib, Kampung Taman Barang, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, menggelar peringatan Milad ke-10, Sabtu malam (26/9/2026).Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul ke-13 Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, Haul Masayikh serta Haul Masal.
Ratusan jamaah dari berbagai daerah menghadiri kegiatan tersebut. Mereka datang tidak hanya dari
wilayah Kabupaten Serang, tetapi juga dari Jakarta hingga sejumlah daerah di Pulau Jawa.
terlihat halaman Pondok Pesantren Nurul Manaqib tampak dipenuhi jamaah yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga larut malam.
Selain rangkaian peringatan keagamaan, kegiatan juga diisi dengan wisuda santriwan dan santriwati.
Momentum tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas capaian pendidikan para santri sekaligus menjadi bagian dari upaya pesantren dalam memperkuat pendidikan keagamaan.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Manaqib, Ustaz Jamaludin, mengatakan peringatan Milad ke-10 dan rangkaian haul menjadi momentum untuk mendoakan, menghormati serta meneladani para masyayikh, khususnya Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani dan Rasulullah SAW.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat cinta kepada ulama dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, agar para santri dan jamaah bisa terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan,” ungkap Ustaz Jamaludin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir serta masyarakat sekitar yang turut membantu sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.
“Alhamdulillah acara ini lancar, dan semoga di tahun depan dapat lebih meriah lagi,” ujarnya.
Peringatan Milad ke-10 Pondok Pesantren Nurul Manaqib kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan KH. TB. Imam Ibrahim.
Dalam tausiyahnya, KH. TB. Imam Ibrahim mengajak para jamaah untuk terus meneladani sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan 10 tahun Pondok Pesantren Nurul Manaqib, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara para ulama, santri, jamaah dan masyarakat.
Milad ke-10 Nurul Manaqib, memperkuat cinta kepada ulama, meneladani Rasulullah, dan menjaga kebersamaan umat.
Peringatan Milad dan Haul di Ponpes Nurul Manaqib ini tak sekadar menjadi tradisi tahunan, namun juga pengingat spiritual bagi umat untuk terus meneladani akhlak Nabi dan para ulama dalam kehidupan sehari-hari. (dkm)
