
SERANG, Mediabooster.news – Pemerintah Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni normalisasi saluran irigasi di lingkungan Kepuren RT 21 RW 01 dengan mengerahkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Serang.
Kegiatan normalisasi tersebut dilakukan untuk mengatasi pendangkalan dan penyempitan saluran irigasi yang menyebabkan aliran air tidak lancar. Kondisi saluran yang semakin menyusut, bahkan hampir tertimbun tanah, selama ini menjadi salah satu penyebab air meluap ke permukiman warga saat hujan turun.
Kepala Kelurahan Kepuren, Edi Junaedi, saat meninjau langsung pekerjaan normalisasi pada Jumat (23/10/2026), mengatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Serang, khususnya Dinas PU, setelah menerima keluhan dan permintaan masyarakat.
Menurut Edi, kondisi saluran irigasi yang sebelumnya memiliki kedalaman sekitar dua meter kini mengalami pendangkalan cukup parah. Di sejumlah titik, kedalamannya bahkan hanya tersisa beberapa sentimeter karena tertimbun tanah dan sedimentasi.
“Begitu ada keluhan dari masyarakat, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Kota Serang agar dilakukan normalisasi. Kami meminta bantuan alat berat untuk mengeruk saluran irigasi yang kondisinya sudah hampir tertimbun,” ujar Edi.
Ia berharap, melalui normalisasi tersebut, aliran air dapat kembali lancar sehingga risiko banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat setiap musim hujan bisa dikurangi.
“Kami berharap setelah dinormalisasi, aliran air bisa kembali lancar hingga ke sungai dan masyarakat tidak lagi mengalami banjir seperti sebelumnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian saluran air agar tidak kembali dipenuhi sampah maupun sedimentasi,” katanya.
Selain normalisasi, Pemerintah Kelurahan Kepuren juga telah mengajukan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di sepanjang saluran yang membutuhkan penanganan. Pembangunan tersebut diharapkan dapat membuat saluran lebih tertata, menjaga kestabilan tebing, serta mendukung kelancaran aliran air.
Edi menegaskan, penanganan persoalan banjir membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Selain perbaikan infrastruktur, kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air juga menjadi faktor penting.
Pada kesempatan tersebut, Edi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Serang, khususnya Wali Kota Serang Budi Rustandi, yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Dinas PU yang telah merespons kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan melalui sinergi ini, pembangunan di Kota Serang semakin maju, lingkungan semakin tertata, dan masyarakat bisa merasa lebih aman serta nyaman,” pungkasnya.
Normalisasi saluran irigasi ini menjadi salah satu langkah penanganan persoalan banjir di lingkungan Kepuren. Pemerintah kelurahan berharap upaya tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi musim hujan. (dkm)
