
SERANG, Mediabooster.news – Mempermudah masyarakat dalam mengakses bahan bacaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang terus mengoptimalkan layanan perpustakaan keliling. Dengan mengoperasikan lima unit mobil perpustakaan keliling, DPKD berupaya mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat, khususnya yang memiliki keterbatasan akses menuju perpustakaan daerah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang, dr. Rahmat Fitriadi, mengatakan perpustakaan keliling merupakan salah satu program unggulan untuk memperluas akses membaca bagi masyarakat.
Menurutnya, layanan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu atau kesempatan untuk datang langsung ke perpustakaan daerah.
“Perpustakaan keliling itu salah satu kegiatan untuk mempermudah akses masyarakat yang tidak sempat datang ke perpustakaan daerah. Alhamdulillah, kita memiliki lima mobil yang siap beroperasi,” ujar Rahmat, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, koleksi buku yang dibawa oleh mobil perpustakaan keliling disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lokasi yang menjadi sasaran pelayanan.
Apabila layanan dilaksanakan di sekolah dasar, misalnya, buku-buku yang disediakan akan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak-anak. Sementara untuk kegiatan yang menyasar masyarakat umum, koleksi bacaan dapat berupa buku keterampilan, pengetahuan, hingga bahan bacaan yang mendukung pengembangan wawasan.
Dengan pendekatan tersebut, layanan perpustakaan keliling diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih optimal bagi setiap kelompok masyarakat.
Selain menyambangi sekolah-sekolah, perpustakaan keliling DPKD Kabupaten Serang juga hadir dalam berbagai kegiatan dan acara masyarakat. Kehadiran mobil perpustakaan tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengakses dan membaca buku secara langsung di lokasi kegiatan.
Rahmat mengungkapkan, dalam satu pekan, mobil perpustakaan keliling rata-rata beroperasi sebanyak tiga hingga empat kali, baik berdasarkan permintaan masyarakat maupun melalui program pelayanan yang telah disusun DPKD.
“Setiap minggu rata-rata tiga sampai empat kali pasti turun. Pelaksanaannya bisa berdasarkan permintaan, bisa juga melalui program kita,” jelasnya.
Tingginya permintaan dari sekolah dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan volume kegiatan perpustakaan keliling.
Menurut Rahmat, kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga memberikan dampak positif terhadap perluasan layanan tersebut. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat kerap diiringi berbagai kegiatan edukasi yang membutuhkan dukungan bahan bacaan dan fasilitas literasi.
Melalui kolaborasi tersebut, perpustakaan keliling dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mendukung kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah maupun desa.
Rahmat menegaskan, layanan perpustakaan keliling memiliki peran strategis dalam mendekatkan sumber pengetahuan kepada masyarakat yang berada jauh dari pusat layanan perpustakaan daerah.
Meski demikian, ia mengakui bahwa koleksi buku yang tersedia di mobil perpustakaan keliling masih terbatas dibandingkan dengan koleksi yang dimiliki perpustakaan daerah.
Karena itu, layanan perpustakaan keliling diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia literasi dan meningkatkan kebiasaan membaca.
“Tujuannya supaya masyarakat di tempat-tempat yang sulit datang ke perpustakaan daerah tetap bisa mengakses buku melalui perpustakaan keliling. Memang koleksinya terbatas, tetapi kita berupaya agar masyarakat tetap mendapatkan bahan bacaan yang dibutuhkan,” pungkasnya.
Melalui optimalisasi layanan perpustakaan keliling, DPKD Kabupaten Serang berkomitmen terus memperluas jangkauan literasi, meningkatkan minat baca, serta menghadirkan pelayanan perpustakaan yang lebih dekat, mudah, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. (adv)
