Close Menu
mediabooster.news
    Terbaru

    Peran Strategis HIPKA: Menggerakkan Ekonomi Umat, Meneguhkan Cita-Cita Banten

    11 Oktober 2026

    Menuju Serang Bahagia, Rendi Saputra Sampaikan Ucapan HUT ke-500 Kabupaten Serang

    7 Oktober 2026

    40 Pasang Ramaikan Mini Padel 2026, Dokter Se-Banten Barat Adu Skill di Serang

    4 Oktober 2026

    SJLF III 2026 Resmi Berakhir, FH Untirta Apresiasi Antusiasme Peserta

    2 Oktober 2026

    Hari Jadi ke-500, DKPP Serang Gerakkan Tanam Padi 500 Hektare dan Vaksinasi 500 Ekor Ternak

    30 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Peran Strategis HIPKA: Menggerakkan Ekonomi Umat, Meneguhkan Cita-Cita Banten
    • Menuju Serang Bahagia, Rendi Saputra Sampaikan Ucapan HUT ke-500 Kabupaten Serang
    • 40 Pasang Ramaikan Mini Padel 2026, Dokter Se-Banten Barat Adu Skill di Serang
    • SJLF III 2026 Resmi Berakhir, FH Untirta Apresiasi Antusiasme Peserta
    • Hari Jadi ke-500, DKPP Serang Gerakkan Tanam Padi 500 Hektare dan Vaksinasi 500 Ekor Ternak
    • Rayakan HUT Kabupaten Serang dan Desa Sindangheula ke-47, Gebyar Adminduk Diserbu Warga
    • SJLF III 2026 Resmi Dibuka, Tujuh Universitas Berebut Gelar Juara di Tiga Kompetisi Hukum
    • Milad ke-10 Ponpes Nurul Manaqib Digelar Bersamaan Maulid Nabi dan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani
    Facebook X (Twitter) Instagram
    mediabooster.news
    • Home
    • Informasi
      1. Bisnis
      2. Kesehatan
      3. Traveling
      4. Artikel
      5. View All

      “Nge Baso” Hadir di Citraland Puri Serang, Sajikan Mie Baso Kaya Rempah Nusantara

      16 Mei 2026

      Prime Point Serang, Hunian Modern di Cipocok Jaya dengan Harga Mulai Rp400 Jutaan

      15 Maret 2026

      Rakerda REI Banten Tekankan Kaderisasi dan Kepastian Tata Ruang untuk Pengembang

      12 Februari 2026

      Toserba Riana Collection Hadir di Pabuaran, Tawarkan Fashion Keluarga Harga Terjangkau

      23 Januari 2026

      Tak Sekadar Mengobati, Klinik Fafasa23 Rutin Gelar Baksos dan Khitan Gratis untuk Masyarakat

      29 Agustus 2026

      Lewat CKG, Puskesmas Pabuaran Temukan Banyak Kasus Penyakit Tidak Menular

      1 Agustus 2026

      Puasa Ramadhan Baik untuk Kesehatan, Detoks Alami hingga Sehatkan Jantung

      20 Februari 2026

      Hari Terakhir PIN Polio 2024, Anak-anak TK di Kelurahan Banjarsari Cipocok Jaya Dapat Imunisasi Polio

      29 Juli 2024

      Rekomendasi Penginapan dan Resor Dekat Pulau Pahawang Di Lampung

      24 Mei 2022

      Sarana Asik Buat Santai Keluarga di Cafe and Resto Milenial Dengan Nuansa Alam

      24 Mei 2022

      Ketika Prerogatif Menentukan Arah Keadilan

      30 November 2025

      Hari Perhubungan Nasional 2025: Satukan Negeri, Gerakkan Ekonomi

      17 September 2025

      Keberanian Modal Sukses

      27 April 2024

      Cara Mudah Menambah Followers Instagram

      3 April 2023

      Tak Sekadar Mengobati, Klinik Fafasa23 Rutin Gelar Baksos dan Khitan Gratis untuk Masyarakat

      29 Agustus 2026

      Lewat CKG, Puskesmas Pabuaran Temukan Banyak Kasus Penyakit Tidak Menular

      1 Agustus 2026

      “Nge Baso” Hadir di Citraland Puri Serang, Sajikan Mie Baso Kaya Rempah Nusantara

      16 Mei 2026

      Prime Point Serang, Hunian Modern di Cipocok Jaya dengan Harga Mulai Rp400 Jutaan

      15 Maret 2026
    • Daerah

      Peran Strategis HIPKA: Menggerakkan Ekonomi Umat, Meneguhkan Cita-Cita Banten

      11 Oktober 2026

      Menuju Serang Bahagia, Rendi Saputra Sampaikan Ucapan HUT ke-500 Kabupaten Serang

      7 Oktober 2026

      40 Pasang Ramaikan Mini Padel 2026, Dokter Se-Banten Barat Adu Skill di Serang

      4 Oktober 2026

      SJLF III 2026 Resmi Berakhir, FH Untirta Apresiasi Antusiasme Peserta

      2 Oktober 2026

      Hari Jadi ke-500, DKPP Serang Gerakkan Tanam Padi 500 Hektare dan Vaksinasi 500 Ekor Ternak

      30 September 2026
    • Nasional

      Penampilan Tarian Khas Maluku dan Maluku Utara Meriahkan HUT Isowaku Banten Ke – 40 Tahun

      7 Desember 2025

      Hasil Sementara Quick Count Versi KawalPemilu, Pasangan Prabowo-Gibran Unggul

      14 Februari 2024

      Ribuan Pendukung Hadir di Kampanye Akbar Ganjar Pranowo dan Mahfud Md di Solo-Semarang

      10 Februari 2024

      Jutaan Orang Hadir Pada Kampanye Akbar AMIN di JIS

      10 Februari 2024

      Pesta Rakyat, Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK Capai Ratusan Ribu Massa

      10 Februari 2024
    • Hukrim

      Sindikat Spesialis Curi Mobil Losbak Dibongkar Polda Banten, 11 Kendaraan Diamankan

      1 September 2026

      Polda Banten Bongkar Tambang Ilegal dan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Tujuh Orang Jadi Tersangka

      20 Agustus 2026

      Kuasa Hukum Gugat Legalitas Hitungan Kerugian Negara di Kasus Pompa PDAM Lebak

      27 April 2026

      Polri Resmi Berlakukan SKCK Full Online, Urus dari Rumah Kini Lebih Mudah dan Cepat

      1 April 2026

      Polda Banten Bongkar 71 Kg Sabu, Jaringan Lintas Provinsi Digulung

      26 Maret 2026
    • Pendidikan

      SJLF III 2026 Resmi Berakhir, FH Untirta Apresiasi Antusiasme Peserta

      2 Oktober 2026

      SJLF III 2026 Resmi Dibuka, Tujuh Universitas Berebut Gelar Juara di Tiga Kompetisi Hukum

      29 September 2026

      PT Asahimas Chemical dan 7 SMA/SMK Kunjungi PIPB, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM Industri Petrokimia

      22 September 2026

      Bangun Petani Cerdas, Kolaborasi Untirta dan Desa Sindangheula Terapkan Smart Farming Berbasis IoT

      18 September 2026

      UNTIRTA Dorong Desa Sindangheula Perkuat Good Governance Berbasis Data

      26 Agustus 2026
    • Olahraga

      Walikota Serang Buka Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Cup di Curug Manis

      3 Agustus 2025

      Timnas Indonesia Bungkam Cina, Ole Romeny Jadi Pahlawan di GBK

      6 Juni 2025

      Hebat! Atlet Usia 7 Tahun Asal Desa Pabuaran “Arshaka Virendra Atarahman” Punya Tiga Medali Emas

      28 Agustus 2024

      Kalah dari Uzbekistan 2-0, Peluang Indonesia Untuk Menembus Olimpiade Paris 2024 Masih Ada

      30 April 2024

      Taklukan Vietnam, Irak berjumpa Jepang pada partai semifinal Piala Asia U-23

      27 April 2024
    • Pemilu & Demokrasi

      Pasca pemilu 2024: Merawat Optimisme Kebangsaan dan Menjaga Ruang Kritik yang Sehat

      17 Juni 2026

      Reses DPRD Kabupaten Serang, Rendi Saputra Catat Tiga Aspirasi Utama Warga Sindangheula

      20 Mei 2026

      KPU Kabupaten Serang Edukasi Pemilih Pemula di MA Nurul Huda Baros

      12 Mei 2026

      KPU Kabupaten Serang Gelar Webinar Literasi Politik untuk Generasi Pemilih Masa Depan

      19 Desember 2025

      Bawaslu Goes To School jadi Ruang Pencerdasan Bagi Pemilih Pemula, SMAN 1 Padarincang Jadi yang Pertama

      7 November 2025
    mediabooster.news
    Beranda » Kenali Gejala dan Cara Antisipasi Penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pada Hewan Ternak

    Kenali Gejala dan Cara Antisipasi Penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pada Hewan Ternak

    Dhika MiestyaBy Dhika Miestya27 Mei 2022
    Ilustrasi hewan sapi
    Adv Sample

    Mediabooster.news  –  Belakangan ini banyak sekali media memberitakan atau menginformasikan tentang wabah virus penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, domba, kambing,rusa dan termasuk hewan liar seperti gajah dan lainnya, yang tengah menyerang hewan ternak di sejumlah daerah.

    Untuk itu Mediabooster.news akan memberikan sedikit rangkuman yang diambil dari beberapa sumber terkait penyakit PMK.

    Apa Itu PMK (Penyakit Mulut dan Kuku)?

    Penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat juga dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) Jenis penyakit ini disebabkan dari virus tipe A dari keluarga Picornaviridae, genus Apthovirus yakni Aphtaee epizootecae.

    Masa inkubasi dari penyakit 1-14 hari yakni masa sejak hewan tertular penyakit hingga timbul gejala penyakit Virus ini dapat bertahan lama di lingkungan dan bertahan hidup pada tulang, kelenjar, susu, serta produk susu. Angka kesakitan ini bsia mencapai 100% dan angka kematian tinggi ada pada hewan muda atau anak-anak.

    Tingkat penularan penyakit mulut dan kuku (pmk) cukup tinggi, tetapi tingkat kematian hanya 1-5%. Sehingga jika ditemukan ternak terlihat lemah, lesu, kaki pincang, air liur berlebihan, tidak mau makan, dan mulut melepuh segera hubungi.

    Gejala Klinis Hewan Tertular PMK

    Gejala pada sapi

    1. Terdapat demam (pyrexia) hingga mencapai 41°C dan menggigil.
    2. Mengalami anorexia (tidak nafsu makan).
    3. Penurunan produksi susu yang drastis pada sapi perah untuk 2-3 hari.
    4. Keluar air liur berlebihan (hipersativasi).
    5. Saliva terlihat menggantung, air liur berbusa di lantai kandang.
    6. Pembengkakan kelenjar submandibular.
    7. Hewan lebih sering berbaring.
    8. Luka pada kuku dan kukunya lepas.
    9. Menggeretakan gigi, menggosokkan mulut, leleran mulut, suka menendangkan kaki.Efek ini disebabkan karena vesikula (lepuhan) pada membrane mukosa hidung dan bukal, lidah, nostril, moncong, bibir, puting, ambing, kelenjar susu, ujung kuku, dan sela antar kuku.Terjadi komplikasi berupa erosi di lidah dan superinfeksi dari lesi, mastitis dan penurunan produksi susu permanen,
    10. Mengalami myocarditis dan abotus kematian pada hewan muda,Kehilangan berat badan permanen, kehilangan kontrol panas.

    Pada Domba dan Kambing

    1. Lesi kurang terlihat, atau lesi pada kaki bisa juga tidak terlihat.
    2. Lesi / lepuh pada sekitar gigi domba.
    3. Kematian pada hewan muda.
    4. Keluar air liur berlebihan (hipersativasi).

    Penyebab Penularan PMK

    Virus ini ditularkan ke hewan melalui beberapa cara diantaranya :

    1. Kontak langsung(antara hewan yang tertular dengan hewan rentan melalui droplet, leleran hidung, serpihan kulit.
    2. Sisa makanan/sampah yang terkontaminasi produk hewan seperti daging dan tulang dari hewan tertular.
    3. Kontak tidak langsung melalui vektor hidup yakni terbawa oleh manusia. Manusia bisa membawa virus ini melalui sepatu, tangan, tenggorokan, atau pakaian yang terkontaminasi.
    4. Kontak tidak langsung melalui bukan vektor hidup (terbawa mobil angkutan, peralatan, alas kandang dll.).
    5. Tersebar melalui udara, angin, daerah beriklim khusus (mencapai 60 km di darat dan 300 km di laut).
    Pencegahan Penularan dan Penyebaran Virus PMK

    Biosekuriti Barang

    • Disposal yakni pemusnahan barang – barang yang terkontaminasi.
    • Dekontaminasi yaitu semua barang yang masuk kandang perlu disanitasi dengan melakukan desinfeksi, fumigasi, atau disinari lampu ultra violet.

    Biosekuriti Kandang

    • Melakukan desinfeksi kandang dan peralatan secara berkala setelah selesai digunakan
    • Melakukan desinfeksi lingkungan sekitar kandang secara berkala dan Dekontaminasi yakni dengan cara mencuci kandang, peralatan, kendaraan, dan bahan-bahan lain yang memungkinkan bisa menularkan PMK dengan deterjen atau disinfektan.

    Biosekuriti pada Karyawan Peternakan

    • Karyawan wajib masuk ke ruang semprot disinfektan.
    • Karyawan yang masuk kadang harus ganti baju lengkap dengan seragam (APD), sepatu boot, dan masker.

    Biosekuriti Tamu Kunjungan

    • Tamu yang masuk ke kandang harus ganti baju lengkap dengan seragam lengkap (APD), sepatu boot, dan masker.
    • Tamu masuk ke kandang melalui biosecurity spraying dan harus melakukan celup kaki dan cuci tangan di tempat disinfektan kandang.

    Biosekuriti kendaraan

    • Security perlu menyemprot Ban dan bagian bawah kendaraan dengan menggunakan larutan disinfektan atau melalui bak dipping kendaraan.

    Biosekuriti Ternak

    • Setiap ternak yang baru masuk ke lokasi peternakan perlu ditempatkan terlebih dulu di kandang karantika/isolasi selama 14 hari dan dilakukan pengamatan yang intensif terhadap gejala penyakit.
    • Jika terdapat gejala klinis penyakit, maka segera pisahkan dan dimasukkan ke kandang isolasi dan ditangani lebih lanjut oleh petugas kesehatan hewan dan dilaporkan pada dinas peternakan setempat.
    • Perlindungan pada zona bebas dengan membatasi gerakan hewan, pengawasan lalu lintas dan pelaksanaan surveilans.
    • Pemotongan hewan terinfeksi, hewan baru sembuh, dan hewan – hewan yang kemungkinan kontak dengan agen PMK.
    • Musnahkan bangkai, sampah, serta seluruh produk hewan pada area yang terinfeksi.
    • Pelarangan pemasukan ternak baru dari daerah tertular.
    • Untuk peternakan yang dekat daerah tertular maka ada anjuran untuk melaksanakan Vaksin virus aktif yang mengandung adjuvant.
    • Kekebalan 6 bulan setelah dua kali pemberian vaksin, sebagian tergantung pada antigen yang berhubungan antara vaksin dan strain yang sedang mewabah.
    Pengobatan dan Pengendalian Ternak

    Bagi ternak yang telah terinfeksi virus, maka ada beberapa metode alternative pengobatan dan pengendalian dengan cara berikut ini

    1. Pengobatan pada sapi yang terinfeksi

    • Melakukan pemotongan jaringan tubuh hewan yang terinfeksi.
    • yang sudah terinfeksi bisa diterapi dengan chloramphenicol atau larutan cuprisulfat.
    • Melakukan Injeksi intravena preparat sulfadimidine.
    • Hewan yang terserang penyakit harus karantina yakni dipisahkan dari hewan yang sehat selama masa pengobatan.

    2. Pencegahan pada sapi yang sehat

    • Hewan yang tidak terinfeksi harus ditempatkan dalam kandang yang kering dan dibiarkan bebas jalan-jalan.
    • Berikan pakan yang cukup untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh hewan yang sehat.
    • Pada kaki hewan ternak yang sehat diolesi larutan Cuprisulfat 5% setiap hari selama satu minggu, kemudian setelah itu terapi dilakukan seminggu sekali sebagai cara yang efektif untuk pencegahan PMK pada ternak sapi.

    Tindakan Pertama Pada Kasus

    • Melaporkan Kasus Jika ada keluhan dan pertanyaan terkait kasus PMK, maka bisa hubungi petugas PMK di wilayahnya.
    • Pembuatan Disinfektan Efektif.
    • Pada dasarnya virus PMK tidak tahan pada keadaan asam dan basa. Oleh karena itu disinfektan yang dapat digunakan antara lain:
    1. Sodium hidoxida (soda api) 2% atau 20 gr/l air
    2. Sodium karbonat (soda cuci/soda abu) 4% atau 40 gr/l air
    3. Asam sitrat 0,2% atau 2 gr/l air
    4. Asam asetat (asam cuka) 2% atau 20 gr/l air
    5. Sodium hypoklorat (pemutih pakaian bayclin, proklin) 3% atau 57 ml/l air

    Cara pembuatan disinfektan yang efektif untuk pmk: campurkan larutan bayclin (pemutih pakaian lainnya) sebanyak 57 ml ke dalam 1 liter air.Disinfektan ini dapat digunakan untuk kandang, peralatan peternakan, kendaraan, sepatu boot, dll.(dkm)

    Gejala dan Cara Antisipasi Penularan PMK Wabah PMK
    Dhika Miestya

      Terkait

      Ketika Prerogatif Menentukan Arah Keadilan

      30 November 2025

      Hari Perhubungan Nasional 2025: Satukan Negeri, Gerakkan Ekonomi

      17 September 2025

      Keberanian Modal Sukses

      27 April 2024
      Terbaru
      Artikel

      Peran Strategis HIPKA: Menggerakkan Ekonomi Umat, Meneguhkan Cita-Cita Banten

      By Dhika Miestya11 Oktober 2026

      Menuju Serang Bahagia, Rendi Saputra Sampaikan Ucapan HUT ke-500 Kabupaten Serang

      7 Oktober 2026

      40 Pasang Ramaikan Mini Padel 2026, Dokter Se-Banten Barat Adu Skill di Serang

      4 Oktober 2026

      SJLF III 2026 Resmi Berakhir, FH Untirta Apresiasi Antusiasme Peserta

      2 Oktober 2026
      Trending

      Ini 2 Cara Mudah Membuka Pola atau Sandi HP android Yang Lupa

      5 Mei 20222,054

      KPU Kabupaten Serang Tetapkan Jadwal Pelantikan PPK, PPS, dan KPPS: Ada Opsi Pelantikan Daring bagi yang Mudik

      28 Maret 20251,037

      Sebelum Mengawali Tugas, Timsel Calon Anggota KPU Kabupaten Lebak Periode 2024-2029 Ikuti Pembekalan

      20 Oktober 2023502
      mediabooster.news
      Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
      • Pedoman Siber
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Privacy Policy
      • Indeks
      • Kontak Kami
      © 2026 Built by Civiliant Project. (PT. Pratama Kreasi Nusantara)

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ad Blocker Enabled!
      Ad Blocker Enabled!
      Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.