
KAB. SERANG, Mediabooster.news – Camat Pabuaran H. Idham Danal bersama Danramil Pabuaran Kapten Chn. Dadang Suherman melakukan peninjauan langsung progres pembangunan geraiKoperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tanjungsari dan Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kab. Serang, Senin (19/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan gerai koperasi desa yang menjadi program prioritas pemerintah pusat.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Pabuaran menegaskan bahwa pembangunan gedung KDMP di wilayah Kecamatan Pabuaran telah mulai berjalan. Dari total 8 desa yang memenuhi syarat, saat ini baru 5 desa yang telah menetapkan lahan pembangunan. Sementara 3 desa lainnya belum dapat memulai pembangunan karena terbatasnya ketersediaan lahan desa, baik tanah bengkok maupun asset negara ataupun desa yang memenuhi standar luas yang dibutuhkan.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan Gerai Merah Putih yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kecamatan sangat mendukung dan akan terus mengawal proses pembangunan di setiap desa,” ujar Camat H. Idham Danal.
Sementara itu, Danramil Pabuaran Kapten Chn. Dadang Suherman menjelaskan bahwa TNI ikut dilibatkan dalam pengawalan pembangunan KDMP di lapangan, terutama pada tahap kesiapan lahan dan koordinasi antar instansi terkait.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Saat ini di Kecamatan Pabuaran sudah mulai berjalan di dua desa yakni Tanjungsari dan Kadu Beureum. Selanjutnya akan menyusul tiga desa lainnya seperti Pancanegara, Talaga Warna dan Sindangsari,” ungkapnya.
Lima desa yang sudah siap dibangun karena telah memiliki lahan memadai, di antaranya Tanjungsari, Kadubeureum, Pancanegara, Talagawarna, dan Sindangsari. Sementara tiga desa lainnya yaitu Pasanggrahan, Sindangheula, dan Pabuaran belum dapat memulai pembangunan karena tidak memiliki lahan yang cukup atau aset desa yang memadai.
Danramil menambahkan bahwa secara legalitas, Koperasi Desa Merah Putih sudah sah dan tercatat secara resmi. Namun ketersediaan lahan tetap menjadi faktor utama untuk memulai pembangunan fisik gedung.
“Legalitas koperasi sudah ada, hanya bangunannya belum tersedia. Ke depan mungkin ada kebijakan dari pimpinan terkait solusi bagi desa yang tidak memiliki lahan agar tetap dapat merasakan manfaat program KDMP,” tutupnya.
Dengan adanya peninjauan ini, pemerintah kecamatan berharap pelaksanaan pembangunan KDMP di seluruh desa di Pabuaran dapat berjalan maksimal sehingga manfaat gerai koperasi ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (dkm).

