
SERANG, Mediabooster.news – Bantuan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang di Kampung Cikalahang, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, diharapkan menjadi solusi atas persoalan kekurangan air yang selama ini dihadapi para petani.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi, DKPP Kabupaten Serang melalui Bidang Prasarana Pertanian melakukan monitoring dan evaluasi pengerjaan RJIT yang dilaksanakan secara swadaya oleh Kelompok Tani Mugi Jaya, Selasa (21/7/2026).
Kepala Bidang Prasarana Pertanian DKPP Kabupaten Serang, Syariful Hidayat, mengatakan rehabilitasi saluran irigasi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penyediaan infrastruktur irigasi yang lebih baik.

Menurutnya, saluran irigasi sepanjang sekitar 160 meter yang sedang dibangun akan mengoptimalkan distribusi air ke sekitar 10 hektare lahan persawahan.
“Selama ini air tidak mengalir secara maksimal karena banyak kebocoran pada saluran lama. Dengan adanya RJIT ini, air akan mengalir lebih lancar hingga ke bagian hilir sehingga kebutuhan air petani dapat terpenuhi,” kata Syariful di lokasi.
Ia menjelaskan, saluran dibangun menggunakan konstruksi beton bertulang agar lebih kuat dan tahan lama. Dengan konstruksi tersebut, kebocoran dapat diminimalkan sehingga debit air yang diterima petani menjadi lebih optimal.
Syariful menilai, ketersediaan air yang memadai akan berdampak langsung terhadap peningkatan intensitas tanam. Jika sebelumnya petani hanya mampu menanam padi satu hingga dua kali dalam setahun, ke depan diharapkan dapat meningkat menjadi tiga kali musim tanam.
“Ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan. Apalagi saat ini mulai memasuki musim kemarau sehingga infrastruktur irigasi menjadi sangat penting untuk menjaga produktivitas lahan pertanian,” ujarnya.
Ketua Gapoktan Mugi Jaya, Abdul Muis, mengaku bantuan RIJT menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan para petani.
Menurutnya, kerusakan saluran irigasi selama ini menyebabkan banyak air terbuang sebelum sampai ke areal persawahan sehingga berdampak pada proses budidaya padi.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan dari Pemerintah Kabupaten Serang melalui DKPP. Dengan saluran yang baru, kami berharap air lebih lancar sehingga petani tidak lagi kesulitan mengairi sawah,” katanya.
Ia menambahkan, pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh seluruh anggota kelompok tani sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur pertanian.
“Kami harap, dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian terus berlanjut, baik melalui bantuan alat dan mesin pertanian maupun pendampingan dalam pengendalian hama agar hasil panen petani semakin meningkat,” ungkapnya.
Dengan tersedianya infrastruktur irigasi yang lebih baik, bantuan RJITdiharapkan tidak hanya memperlancar distribusi air, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Serang. (dkm)
