
SERANG, Mediabooster.news – Ribuan Anak PAUD Se- kabupaten Serang Ikuti Orientasi Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Forum Pendidik Satuan PAUD Sejenis dan Kader Bina Keluarga Balita atau FP SPS IKBA Kabupaten Serang di Taman Mahoni Bangun Sentosa (MBS), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (18/9/2024).
Kegiatan yang diikuti 2.055 anak ini turut dihadiri oleh Asda 1 Kabupaten Serang Haryadi, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Kemenag Kabupaten Serang, Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Kabag Kesra, kepala UPT PPA, Kabid PPA, Kasi GTK, Kasi PAUD, Ketua PGRI, Ketua IPI, penilik, Ratusan Kepala Sekola, guru serta orang tua.
“Peserta didik PAUD yang mengikuti orientasi manasik haji tahun ini ada 2.055. Untuk orangtua, sebanyak 2.500 dan juga dari kepala sekolah dan guru sebagai pendamping sebanyak 700. Jadi total 5,000-an,” kata Kuratu Akyun selaku Ketua FP SPS IKBA Kabupaten Serang sekaligus ketua penyelenggara.

Kuratu Akyun mengungkapkan bahwa kegiatan manasik haji ini rutin dilakukan setiap tahun.
“Program orientasi manasik haji ini setiap tahun kita laksanakan sebagai addenda kerja dari Forum Pendidik Satuan PAUD Sejenis IKBA Kabupaten Serang,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa orientasi manasik haji merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat pendidikan karakter Islam sejak usia dini.
“Dengan kegiatan orientasi manasik haji ini, anak-anak usia dini belajar tentang rukun Islam, bagaimana sa’i, tawaf, lempar jumrah, itu kita ajarkan,” tuturnya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini anak-anak PAUD diajarkan tentang rukun Islam, tata cara haji seperti sai dan lempar jumrah. Selain itu, mereka juga dilatih untuk memiliki sifat sabar, mencintai Allah dan Rasul, serta berjiwa dermawan.
“Dengan belajar manasik haji, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang agama, tetapi juga nilai-nilai luhur yang akan membentuk karakter mereka menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum mengatakan, dengan kegiatan orientasi manasik haji yang diberikan kepada anak-anak usia dini/ PAUD, Ia meyakini bahwa 25 tahun yang akan datang anak-anak adalah generasi-generasi bangsa yang akan mengisi pada saat Indonesia digaungkan menjadi Indonesia Emas di kala bangsa kita berulang tahun yang ke-100 atau satu abad.
“Generasi hari ini yang sedang menjalankan sekolah di PAUD. Inilah sesungguhnya generasi-generasi produktif yang akan mengisi kemerdekaan bangsa kita di usianya yang ke-100,” pungkasnya. (*)
