
SERANG, MEdiabooster.news – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang yang jatuh pada 8 Oktober 2026, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, serta jajaran pemerintah daerah menggelar serangkaian kegiatan religi dan sosial, Rabu (7/10/2026).
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi ziarah ke makam tokoh-tokoh penting dalam sejarah Banten dan Kabupaten Serang, istighosah bersama masyarakat, hingga pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus memperkuat nilai spiritual, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Ziarah diawali di kawasan Kesultanan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dengan mengunjungi makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Sultan Maulana Yusuf. Rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke makam Brigjen KH Syam’un di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), alim ulama, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur lainnya.
Ziarah makam merupakan agenda rutin dalam setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang. Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meneladani perjuangan para tokoh yang telah meletakkan fondasi kehidupan masyarakat Banten dan Kabupaten Serang.
Selain ziarah, peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang juga diisi dengan kegiatan istighosah dan santunan anak yatim yang berlangsung di kawasan Pantai Florida, Kecamatan Cinangka.
Kegiatan istighosah diikuti berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, instansi pemerintahan, serta warga Kecamatan Anyer dan Cinangka. Suasana khidmat menyertai doa bersama sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan kebaikan bagi Kabupaten Serang.
Pada kesempatan tersebut, rombongan menyerahkan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus pengingat bahwa peringatan hari jadi daerah harus membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Bahrul Ulum menyampaikan bahwa istighosah menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Serang selama lima abad sekaligus sarana memanjatkan doa demi terwujudnya harapan masyarakat.
“Kita berharap melalui istighosah ini, doa dan harapan masyarakat Kabupaten Serang untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia dapat dikabulkan Allah SWT,” tuturnya.
Semangat peringatan Hari Jadi ke-500 diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Momentum 500 tahun Kabupaten Serang harus menjadi energi untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Spirit persatuan dan gotong royong yang selama ini kita bangun adalah modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Serang yang semakin maju dan masyarakat yang bahagia,
Bagi DPRD Kabupaten Serang, peringatan lima abad Kabupaten Serang menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan sejarah, memperkuat persatuan, serta mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga diharapkan terus terpelihara demi menghadirkan kemajuan yang merata dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Serang.
Memasuki usia 500 tahun, Kabupaten Serang tidak hanya merayakan perjalanan panjang sejarahnya, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk melangkah menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (ADV)
