
SERANG, Mediabooster.news – Badan Koordinasi (BAKOR) LKMM Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FH UNTIRTA) menggelar Pelatihan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tingkat Pradasar yang diikuti kurang lebih 680 mahasiswa FH secara daring, Selasa (30/12/2025).
Acara pembukaan LKMM yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.15 WIB ini juga menjadi momentum penting bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UNTIRTA untuk menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait tragedi 28 Agustus 2025 yang menewaskan seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, setelah tertabrak dan terlindas kendaraan taktis Baracuda saat aksi demonstrasi.
Pembacaan pernyataan sikap dilakukan secara live streaming melalui akun Instagram BEM FH UNTIRTA di @bem_fhuntirta, dipimpin langsung oleh Ketua BEM FH UNTIRTA, M. Oriza Sativa.
Dalam pernyataannya, BEM FH UNTIRTA bersama Keluarga Mahasiswa FH UNTIRTA menegaskan beberapa poin penting, di antaranya:
- Mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan tindakan represif aparat dalam penanganan aksi demonstrasi yang menyebabkan korban jiwa, khususnya meninggalnya Affan Kurniawan.
- Menuntut pengusutan tuntas, transparan, dan akuntabel terhadap tragedi tersebut, termasuk mengadili pihak yang bertanggung jawab.
- Meminta jaminan dari aparat dan pemerintah agar tindakan represif terhadap mahasiswa dan masyarakat sipil tidak terulang kembali.
- Mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk terus bersolidaritas, menjaga semangat perjuangan, serta tidak tunduk terhadap intimidasi maupun kekerasan.
- Menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga besar almarhum Affan Kurniawan, seraya berharap perjuangannya menjadi nyala abadi dalam menegakkan keadilan.
“Kehilangan ini bukan sekadar kehilangan seorang kawan, tetapi juga suara kebenaran. Tragedi ini luka bagi kita semua, sekaligus pengingat bahwa demokrasi tidak boleh dibungkam oleh kekerasan,” tegas M. Oriza Sativa dalam pernyataan sikapnya.
Usai pembukaan LKMM, rencananya akan digelar aksi demonstrasi BEM se-Untirta pada hari ini, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Aksi akan dimulai dari Kampus Pakupatan menuju Ciceri, sebagai bentuk lanjutan sikap solidaritas mahasiswa terhadap tragedi yang menimpa Affan.
Dengan lantang, BEM FH UNTIRTA menutup pernyataan sikapnya dengan seruan:
“Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Hidup Keadilan dan Kebenaran!” (dkm)

