
SERANG, Mediabooster.news – SMKN 2 Kota Serang menetapkan perawatan dan perbaikan sarana prasarana sekolah sebagai prioritas utama pada tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada perbaikan ruang-ruang kelas serta akses jalan masuk dari gerbang sekolah yang selama ini kerap tergenang banjir saat musim hujan.
Hal tersebut terungkap dalam koordinasi dan diskusi antara Kepala SMKN 2 Kota Serang, Maksudi Zen, bersama Ketua Komite Sekolah, H. Hafidzi ZA, saat melakukan peninjauan langsung kondisi lingkungan sekolah, Selasa (20/1/2026).
Kepala SMKN 2 Kota Serang, Maksudi Zen, menjelaskan bahwa tim sarana dan prasarana (sarpras) sekolah menitikberatkan pada pemeliharaan dan perbaikan ringan ruang belajar yang dinilai sudah tidak lagi memenuhi aspek kenyamanan dan keselamatan siswa.
“Fokus kami adalah memperbaiki sarana belajar anak-anak, terutama ruang kelas, karena ini menyangkut langsung proses belajar mengajar serta keselamatan siswa. Kondisinya sudah cukup lama dan sebagian perlu segera ditangani,” ujarnya.
Maksudi menegaskan, perbaikan yang dapat dilakukan sekolah tetap mengacu pada regulasi dan petunjuk teknis (juknis), yakni sebatas pemeliharaan dan perbaikan ringan yang menjadi kewenangan sekolah melalui pemanfaatan maksimal 20 persen anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Sementara untuk rehabilitasi kategori sedang dan berat, pihak sekolah telah melakukan pendataan serta analisis tingkat kerusakan, khususnya terhadap hampir 40 ruang kelas, untuk kemudian diajukan kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan maupun instansi terkait seperti PUPR, serta melalui program nasional revitalisasi sekolah.
“Kami sudah mengajukan usulan rehabilitasi ke pemerintah, termasuk merespons program revitalisasi sekolah dari Presiden. Namun, sambil menunggu realisasi, kami tetap berikhtiar melakukan pemeliharaan ringan sesuai kewenangan sekolah,” jelasnya.
Terkait akses jalan masuk sekolah yang kerap banjir akibat posisi halaman sekolah yang lebih rendah dari saluran air di jalan utama, Maksudi mengakui perbaikan jalan belum menjadi skala prioritas utama karena keterbatasan anggaran. Namun demikian, pihak sekolah bersama komite telah menempuh skema alternatif dengan menggandeng para alumni.
“Untuk peninggian jalan dibutuhkan dana besar yang tidak mungkin ditopang BOS. Karena itu, kami bersama komite melakukan pendekatan kepada para alumni yang telah berhasil, melalui mekanisme infak atau sedekah secara sukarela,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komite SMKN 2 Kota Serang, H. Hafidzi ZA, menegaskan komite sekolah mendukung penuh seluruh program perbaikan dan pengembangan yang direncanakan kepala sekolah.
“Prinsipnya, komite terus mendukung program kepala sekolah, baik penataan lingkungan maupun perbaikan ruang kelas. Kondisi yang kita lihat bersama memang membutuhkan tindak lanjut yang lebih komprehensif agar siswa nyaman dan sejahtera dalam belajar,” katanya.
Hafidzi juga berharap dukungan pemerintah dapat lebih optimal, mengingat kondisi fisik sekolah yang memerlukan penanganan bertahap dan serius. Ia menegaskan, komite juga berkomitmen mengajak alumni SMKN 2 Kota Serang untuk berpartisipasi secara sukarela demi kemajuan almamater.
“Ini murni inisiatif kebersamaan dan pengabdian alumni kepada sekolah. Kami ingin SMKN 2 Kota Serang menjadi sekolah unggulan, khususnya di bidang teknologi, dan mampu bersaing dengan sekolah lain,” tuturnya.
Selain perbaikan fisik, komite dan pihak sekolah juga menekankan pentingnya edukasi kepada siswa agar ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki, sehingga keberlanjutan dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami ingin SMKN 2 Kota Serang menjadi sekolah unggulan dengan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan representatif,” katanya. (dkm)

