
SERANG, Mediabooster.news – Bupati Serang Hj. Ratu Rahmatuzakiyah, menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025 di Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB), Jl. Raya Karang Bolong, Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Selasa (16/9/2025).
Acara PKKMB 2025 secara resmi dibuka oleh Direktur PIPB, Supardi, serta dihadiri oleh para pemangku kepentingan strategis dari pemerintah dan industri. Hadir antara lain Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Drs. Masrokhan, Asda 1 kota Cilegon, Bambang Haryo Bintan, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Selain itu, perwakilan dari mitra industri juga turut hadir, di antaranya PT Primajaya Eratama, PT Krakatau Posco, PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama, Pan Era Group, PT Lotte Chemical Indonesia, PT Indah Kiat Pulp and Paper, serta PT Indorama Petrochemical.
Dalam Kesempatan tersebut, Ratu Rahmatuzakiyah menegaskan bahwa keberadaan PIPB di Kabupaten Serang adalah manifestasi nyata dari visi besar membangun jembatan kokoh antara dunia pendidikan dengan dunia industri.
“Pemerintah Kabupaten Serang menyadari bahwa aset terbesar kita bukan hanya infrastruktur fisik atau sumber daya alam, melainkan juga sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang sudah berjalan di kawasan Anyer. Menurutnya, politeknik ini adalah bukti nyata kolaborasi strategis antara pemerintah, akademisi, industri, dan komunitas.
“Keterlibatan perusahaan mitra, mulai dari perancangan kurikulum, penyediaan tenaga pengajar praktisi, hingga komitmen penyerapan lulusan, adalah investasi yang patut kita apresiasi. Ini adalah jaminan bahwa pendidikan di sini sangat relevan dan aplikatif,” tambahnya.
Ratu Zakiyah berpesan agar mereka tidak hanya menimba ilmu dari ruang kelas, tetapi juga dari pengalaman praktis di lapangan bersama mitra industri.
“Tanamkan semangat untuk belajar, berinovasi, dan beradaptasi. Ingatlah, industri yang akan dihadapi adalah industri yang dinamis dan penuh tantangan,” katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill, termasuk integritas, profesionalisme, kerja sama, dan etos kerja.
“Pemkab siap mendukung pengembangan Politeknik Industri Petrokimia Banten agar mampu memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tutupnya.
Direktur PIPB, Supardi, menyampaikan bahwa PKKMB menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kehidupan kampus, budaya akademik, hingga etika kerja di dunia industri.
“Tahun ini kami menerima 178 mahasiswa baru dari ribuan pendaftar. Sejak awal, perusahaan mitra sudah dilibatkan dalam proses seleksi hingga perekrutan. Harapannya, lulusan PIPB tidak hanya siap kerja, tetapi juga benar-benar terserap di industri mitra,” ungkapnya.
Acara PKKMB 2025 ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026 di PIPB, yang dirancang untuk mencetak tenaga kerja vokasi berkualitas dan berdaya saing tinggi di sektor petrokimia dan manufaktur.
Sementara itu, Kepala BPSDMI, Bapak Drs. Masrokhan menyampaikan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing merupakan faktor kunci dalam menyongsong visi Indonesia Maju 2045. Pendidikan vokasi berbasis industry dapat mendorong kemajuan industri nasional.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Politeknik Industri Petrokimia Banten terus berupaya untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan industri petrokimia nasional.
Kegiatan PKKMB ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan kampus bagi mahasiswa baru, tetapi juga momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar vokasi, semangat kolaborasi industri, serta kesiapan menyongsong tantangan masa depan.

