
SERANG, Mediabooster.news – Universitas Serang Raya (Unsera) kembali melangkah lebih maju dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan Wisuda XVII Gelombang III Tahun 2025 secara modern dan inovatif di Gedung Rachmatoellah Convention Hall (RCH), Rabu (23/7/2025).
Sebanyak 228 lulusan dari jenjang Sarjana dan Ahli Madya resmi diwisuda dalam prosesi yang mencuri perhatian, karena untuk pertama kalinya menggunakan teknologi kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dalam prosesinya. Inovasi ini diwujudkan melalui Zeraya, virtual assistant cerdas buatan Unsera yang bertugas membantu pemanggilan nama wisudawan secara otomatis.
Alih-alih dipanggil secara manual, nama dan foto wisudawan kini tampil secara otomatis di layar setelah panitia memindai barcode dari kartu peserta. Sistem ini tak hanya membuat prosesi berjalan lebih cepat dan akurat, tapi juga menunjukkan keseriusan Unsera dalam memadukan teknologi dengan dunia akademik.
“Bagi orang lain mungkin ini terlihat biasa. Tapi bagi kami, ini adalah lompatan besar. Sebuah bentuk syukur dan sekaligus komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman wisuda yang modern dan bermakna,” ujar Rektor Unsera, Assoc. Prof. Dr. H. Abdul Malik, dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Abdul Malik menekankan bahwa teknologi AI seperti Zeraya bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan dimanfaatkan sebagai alat bantu (tools) untuk mempermudah kehidupan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“AI sudah menjadi kenyataan, lalu kenapa harus dijauhi? Justru kita harus memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup. Jangan takut dengan AI,” tegasnya.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga aspek humanis di tengah laju digitalisasi, termasuk dalam dunia kerja.
“Mungkin suatu saat wartawan tidak lagi bertanya langsung, tapi diwakili AI. Namun human-touch tetap tak tergantikan. Dan itu yang kami tanamkan di Unsera,” lanjutnya.
Tidak hanya menonjolkan teknologi, Unsera juga terus berupaya membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kompetensi profesional.
“Kami pastikan lulusan tidak hanya punya ijazah, tapi juga sertifikat kompetensi yang sesuai dengan minat dan bidang masing-masing. Sejak tahun ini, kami telah membentuk Lembaga Sertifikasi Kompetensi, sebagai pelengkap ijazah mereka,” papar Abdul Malik.
Ia menambahkan, seluruh proses pendidikan di Unsera mengakar pada Spirit UNSERA, yaitu: Unity (Kesatuan, Humanity (Kemanusiaan, Integrity (Integritas, dan Dignity (Martabat orang lain dengan rendah hati.
“Di tengah krisis integritas saat ini, kami tanamkan nilai-nilai itu sejak awal. Spirit UNSERA bukan sekadar slogan, tapi filosofi pendidikan,” pungkasnya. (dkm)

