
KAB. SERANG, Mediabooster.news – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang melakukan kegiatan pembinaan dan pengawasan di Koperasi Merah Putih (Kopdes) Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Selasa (2/9/2025).
Monitoring ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Koperasi, Muhamad Rifki, didampingi Kabid Perdagangan, Titi Purwitasari, serta fungsional pengawas koperasi.
Kabid Koperasi Muhamad Rifki menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan koperasi merah putih (KDMP) di Kabupaten Serang. Menurutnya, sesuai arahan pemerintah pusat, pada 30 Oktober mendatang sudah ada program koperasi yang akan diluncurkan secara nasional.
“Alhamdulillah, di Kabupaten Serang saat ini sudah ada 27 koperasi merah putih yang memiliki tempat usaha maupun kantor. Hari ini kami meninjau Koperasi Merah Putih Tanjungsari, sebagai bagian dari pengawasan sekaligus pembinaan,” ujar Rifki.
Rifki menambahkan, dukungan yang diberikan pemerintah daerah sejauh ini berupa bantuan kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan beras dengan harga terjangkau untuk menarik minat warga menjadi anggota koperasi.
“Sistemnya kita berikan harga lebih murah supaya masyarakat tertarik menjadi anggota. Selain itu, para pengurus koperasi juga sudah mendapatkan pelatihan, terakhir dilaksanakan pada 23 Juli di Anyer, agar mereka paham pembukuan dan manfaat koperasi,” jelasnya.
Meski demikian, Rifki mengakui masih ada kendala yang dihadapi koperasi desa, terutama pemahaman soal manajemen dan pembukuan. Namun, setelah mendapat pelatihan, pengurus dinilai sudah lebih siap dalam menjalankan koperasi.
Sementara itu, Kabid Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Serang, Titik, menekankan bahwa saat ini pihaknya memfokuskan dukungan pada koperasi merah putih yang telah memiliki gerai atau waserda agar dapat lebih aktif melayani masyarakat.
“Operasi pasar sementara kita hentikan dulu, agar konsentrasi diarahkan ke koperasi merah putih. Prioritasnya untuk koperasi yang sudah memiliki gerai aktif. Komoditas yang disalurkan meliputi minyak goreng, beras, terigu, dan gula dengan harga yang lebih rendah dari pasaran,” ungkap Titik.
Adapun harga kebutuhan pokok yang disalurkan melalui koperasi ini di antaranya minyak goreng Rp14.500 per liter, beras Rp11.000 per kilogram, terigu Rp9.000 per kilogram, serta gula Rp16.900 per kilogram.
Diskoperindag berharap kehadiran koperasi merah putih di desa dapat menjadi solusi dalam penyediaan kebutuhan pokok murah, memperkuat ekonomi anggota, serta mendukung program pemerintah dalam memperluas peran koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat. (dkm)
