
SERANG, Mediabooster.news – Pemerintah Kabupaten Serang semakin serius mendorong transformasi digital. Hal itu ditandai dengan peluncuran rebranding aplikasi Serang Bahagia Serba Digital (Serba Digi) sekaligus pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) yang diresmikan langsung oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Pesona Krakatau Hotel dan Cottage, Cinangka, Kamis (16/4/2026).
)Kegiatan launching digelar di Pesona Krakatau Hotel dan Cottage pada Kamis, 16 April 2026, dan menjadi bagian dari percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.
“Alhamdulillah hari ini kami kembali bersama Diskominfo dalam rangka akselerasi transformasi digital. Ini bentuk komitmen kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ratu Zakiyah.
Aplikasi Serba Digi hadir sebagai solusi layanan terpadu berbasis digital. Melalui satu platform, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan penting seperti administrasi kependudukan dari Disdukcapil, pembuatan kartu pencari kerja dari Disnakertrans, layanan kesehatan di RSDP, hingga perizinan di DPMPTSP.
Menurut Ratu Zakiyah, digitalisasi pelayanan publik kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, mudah diakses, namun tetap akurat dan transparan.
“Ke depan, kita arahkan hanya satu aplikasi untuk semua layanan. Aplikasi di masing-masing OPD akan diintegrasikan ke Serba Digi agar masyarakat lebih mudah,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada kemudahan layanan, Pemkab Serang juga memperhatikan aspek keamanan digital. Bersamaan dengan launching Serba Digi, dibentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) yang bertugas menjaga keamanan sistem dan data pengguna.
“Insya Allah layanan Serba Digi ini aman, karena sudah ada tim siber yang akan mengamankan seluruh aplikasi dan akun yang terintegrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman, menyebut rebranding Serba Digi menjadi bagian dari capaian satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang.
Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap aplikasi ini cukup tinggi. Hingga saat ini, jumlah pengguna sudah mendekati 500 dengan rating mencapai 4,8 di platform unduhan.
“Kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital sangat besar. Ke depan, kami juga akan terus melakukan literasi digital, termasuk ke sekolah-sekolah,” jelasnya.
Melalui Serba Digi, masyarakat bahkan dapat mengurus berbagai keperluan administratif tanpa harus datang langsung ke kantor, kecuali untuk layanan tertentu seperti pembuatan e-KTP baru yang memerlukan verifikasi biometrik.
Peluncuran ini juga dihadiri sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga, serta ratusan peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.
Dengan hadirnya Serba Digi dan TTIS, Pemerintah Kabupaten Serang optimistis mampu menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, terintegrasi, dan aman di era digital. (*)
