
KAB. SERANG, Mediabooster.news – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang terus memastikan ketersediaan logistik di dapur umum bagi korban banjir tetap tercukupi. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi, saat meninjau langsung dapur umum di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, yang melayani warga terdampak banjir di Carenang, Binuang, dan Tanara, Rabu (4/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Yadi tidak hanya memantau aktivitas dapur umum dan kondisi pengungsi, tetapi juga menyalurkan bantuan logistik berupa kasur, perlengkapan bayi, selimut, beras, minyak goreng, serta telur untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Kegiatan dapur umum masih berjalan seperti biasa, fokus menyiapkan makanan bagi para pengungsi. Ada tiga kecamatan yang kami layani, dan kami juga terus memantau langsung kondisi masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah warga yang mengungsi karena rumah mereka belum dapat ditempati akibat banjir yang belum sepenuhnya surut. Di wilayah Tanara, misalnya, masih ada dua desa yang sebagian rumah warganya terendam sehingga dapur umum tetap disiagakan sampai kondisi benar-benar pulih.
Menurutnya, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan ibu hamil agar kebutuhan mereka tetap terpenuhi selama berada di pengungsian. Ia berharap kondisi banjir dapat segera surut sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas normal.
Dalam operasionalnya, dapur umum mendapat dukungan logistik dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Serang, Pemerintah Provinsi Banten, hingga relawan Tagana, kader, dan sejumlah pihak yang turut membantu proses penyediaan makanan serta distribusi bantuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik pemerintah, relawan, maupun masyarakat yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan logistik pengungsi,” katanya.
Distribusi makanan dan bantuan dilakukan secara terkoordinasi bersama relawan, kecamatan, dan pemerintah desa dengan prioritas bagi warga yang mengungsi serta rumahnya masih terendam dan tidak dapat ditempati. Berdasarkan data terakhir, dapur umum melayani sekitar 1.602 warga terdampak banjir.
Setiap harinya, dapur umum memasak dua kali untuk memastikan kebutuhan makan pengungsi terpenuhi. Dinsos Kabupaten Serang menegaskan akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan seluruh kebutuhan logistik tetap tersedia hingga masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing. (dkm)

