
SERANG, Mediabooster.news – Tercatat masih banyaknya warga Kecamatan Curug,belum memiliki jamban dan masih banyak ditemukan warga lebih suka BAB di Kebun atau lebih di kenal dolbon.
Melihat fenomena yang banyak terjadi di wilayah Kec. Curug tersebut, Pemerintah Kec. Curug berupaya menekan kebiasaan buruk buang air besar sembarangan, dengan memberikan bantuan berupa pembuatan jamban sehat untuk warga sekitar melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Hal ini diungkapkan oleh Camat Kecamatan Curug Eni Sudaryani saat dirinya didamppingi Lurah Cipete Boan, Relawan STBM, Ketua RT/RW, Ibu-ibu kader meninjau hasil pembangunan jambanisasi yang baru saja selesai dibangun warga KP. Gardaraha RT 11/RW 004, Kel. Cipete, Kec. Curug, Kota Serang, Banten. Pada hari Jumat, 13 Februari 2023.

“Kami mengapresiasi program ini, di Kecamatan Curug sebelumnya ada data 500 lebih warga yang tidak memiliki jamban. Alhamdulillah saat ini banyak donatur terutama dinas PUPR Provinsi Banten, Dompet Dhuafa, serta para pelaku usaha yang ada di Kec. Curug bahu membahu untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Eni.
Lanjutnya, dengan selesainya pembangunan jamban di Kel. Cipete saat ini maka sudah tiga Kelurahan yang sudah Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, dan dua kelurahan sedang dalam proses pengerjaan dan lima Kelurahan belum dapat tersentuh.
“Semoga dengan adanya jamban sehat di rumah-rumah, masyarakat bisa merubah prilakunya untuk BAB di jamban yang telah disiapkan, tidak di kebun lagi, sehingga wilayah Kelurahan Cipete ini bisa masuk dalam kategori Desa ODF,” pungkasnya.
Tambah Eni, Jenis bantuan yang diberikan dalam program ini yakni kloset, Semen, Besi, Paralon, dan Pasir.
“Sistem kerja STBM ini dilakukan secara gotong royong, mereka hanya menerima material, untuk penggalian dan pengerjaannya mereka sendiri,” tambahnya.
Boan selaku Lurah Kel. Cipete dalam hal ini menyampaikan bahwa dalam kurun waktu satu bulan sebanyak 72 rumah sudah mendapatkan bantuan pembangunan jamban dan sudah dapat di pergunakan warganya.
“Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan program jambanisasi sebanyak 72 rumah, yang alhamdulillah saat ini sudah dipergunakan juga oleh masyarakat. Atas nama pemerintah Kelurahan Cipete kami ucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Provinsi Banten, tim STBM yang di perkasai oleh Ibu Camat, Karang Taruna, Muspika dan warga dan Seluruh donatur yang sudah membantu, semoga bantuan ini sapat bermanfaat bagi warga Kel. Cipete,” ungkapnya.

Disisi lain, Sabna salah satu warga penerima manfaat STBM merasa bersyukur atas pembangunan jamban yang ia peroleh, dengan adanya jamban dirumahnya saat ini dirinya saat ini sudah tidak membuang air besar di kebun lagi.
“Saya Ucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Provinsi Banten serta Ibu Camat, Pak Lurah serta para donatur yang sudah memberikan bantuan pembuatan jamban untuk saya. Dengan adanya jamban dirumah saya saat ini, saya dapat BAB dengan nyaman, tidak lagi BAB ke kebun seperti sebelumnya,” ucapnya. (dkm)

