
SERANG, Mediabooster.news – Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB) memperkuat sinergi pendidikan vokasi dan dunia kerja melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tujuh perusahaan industri strategis, Selasa (16/9/2025) di Aula Kampus PIPB, Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian PKKMB 2025 dan sekaligus menegaskan komitmen PIPB mencetak lulusan siap kerja yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian RI, Drs. Masrokhan, MPA., CGCAE, serta dihadiri perwakilan dari tujuh perusahaan mitra strategis, yakni Pan Era Group, PT Lotte Chemical Indonesia, PT Indah Kiat Pulp and Paper, PT Indorama Petrochemical, PT Primajaya Eratama, PT Krakatau Posco, dan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama.
Direktur PIPB, Supardi, M.Pd, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan wujud nyata komitmen kampus untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Sejak awal, pola yang kami terapkan berbeda dengan kampus lain. Perusahaan sudah terlibat dalam proses penerimaan mahasiswa baru, mulai dari penyusunan kurikulum, keterlibatan dosen praktisi, hingga penyerapan lulusan. Dengan MoU ini, kolaborasi akan semakin kuat, terutama dalam penyediaan praktik kerja industri, magang, serta jaminan rekrutmen lulusan,” ujarnya.
Supardi menambahkan, mekanisme kerja sama dengan industri sudah berjalan terstruktur. Setiap perusahaan mitra tidak hanya memberikan kuota penerimaan lulusan, tetapi juga ikut menyeleksi sejak tahap awal. “Misalnya, perusahaan memberikan kuota 50 orang, maka kampus menyediakan tiga kali lipat kandidat untuk diseleksi langsung oleh industri. Dengan pola ini, mahasiswa yang lulus magang hampir pasti diserap oleh mitra,” jelasnya.
Sinergi Link and Match Pendidikan dan Industri
Penandatanganan MoU ini juga menjadi bagian dari strategi link and match antara pendidikan vokasi dan dunia kerja. Para mitra industri berkomitmen terlibat aktif dalam:
- Penyusunan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri.
- Pengiriman dosen praktisi dari perusahaan untuk mengajar langsung di PIPB.
- Penyediaan fasilitas praktik kerja dan magang.
- Rekrutmen lulusan sebagai tenaga kerja terampil.
“Politeknik Industri Petrokimia Banten baru berdiri empat tahun, namun kepercayaan industri terhadap kami sudah kuat. Semua mahasiswa sejak awal diarahkan agar benar-benar siap kerja. Setelah magang satu tahun, mereka diharapkan langsung terserap di perusahaan mitra,” tambah Supardi.
Selain mendukung pengembangan kurikulum, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat peran Career Development Center (CDC) PIPB sebagai pusat persiapan karier mahasiswa. CDC diharapkan mampu membekali mahasiswa tidak hanya dengan hard skill teknis, tetapi juga soft skill seperti etika kerja, disiplin, dan profesionalisme.
Dengan sinergi yang semakin erat bersama mitra industri, PIPB optimistis dapat melahirkan lulusan vokasi yang unggul, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (*)

