
SERANG – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah bersama Kepala Kepolisian Daerah Banten, Hengki memimpin aksi bersih-bersih sampah di kawasan wisata Danau Tasikardi, Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Aksi peduli lingkungan itu diawali dengan apel yang dipimpin langsung Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penebaran benih ikan di Danau Tasikardi serta pembersihan sampah, terutama sampah plastik yang tersebar di area wisata bersejarah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, serta para pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
“Karena kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Serang, saya mendampingi Pak Kapolda dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan usai mengikuti aksi bersih-bersih.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Serang memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Indonesia Asri yang diinisiasi Polda Banten. Program tersebut dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Hari ini kita bersama-sama membersihkan kawasan Tasikardi dari sampah, khususnya sampah plastik. Ini menjadi langkah nyata untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan lestari,” katanya.
Ratu Zakiyah juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan memulai dari lingkungan rumah masing-masing.
Ia menegaskan, persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, termasuk banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah.
“Jangan sampai terjadi penumpukan sampah yang akhirnya merugikan kita semua. Mari peduli lingkungan, bersihkan sampah secara rutin, karena jika terjadi banjir akibat sampah, tentu itu menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ratu Zakiyah menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus berkontribusi bersama-sama menjaga lingkungan agar lebih asri, sehat, dan bersih. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Mari terus bergerak dan bergotong royong membersihkan wilayah kita dari sampah,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ratu Zakiyah juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten dan jajaran Polri yang telah menginisiasi kegiatan peduli lingkungan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda dan Pak Kapolres yang telah menggagas kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” tuturnya.
Semetara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Sarudin menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan kolaborasi antara Pemkab Serang dan Polda Banten dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, Gerakan Indonesia Asri sejatinya telah menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Serang yang dilaksanakan setiap hari Jumat dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Setiap Jumat seluruh OPD tersebar di 29 kecamatan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih di area publik seperti jalan, kawasan wisata, pasar, dan lokasi lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Sarudin menambahkan, Gerakan Indonesia Asri tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pembelajaran bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Semua memiliki peran yang sama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya. (*)
