
KAB. SERANG, Mediabooster.news – Di tengah genangan banjir yang telah merendam permukiman warga selama hampir satu bulan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, turun langsung menyisir Kampung Sukamaju, Kecamatan Tanara, Rabu (4/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi aparat desa dan harus menggunakan perahu untuk menjangkau rumah-rumah warga yang masih tergenang air yang hingga kini tak kunjung surut.
Selain memastikan kondisi masyarakat, Warnerry Poetri juga berkeliling kampung untuk menyampaikan langsung informasi kepada warga terkait pembukaan layanan administrasi kependudukan di lokasi pengungsian Desa Tanara. Layanan tersebut disiapkan khusus bagi warga yang dokumen kependudukannya rusak atau hilang akibat banjir.
“Kegiatan kita turun langsung ke kampung terdampak banjir untuk memberikan pemberitahuan dan informasi kepada masyarakat bahwa Disdukcapil membuka pelayanan khusus di lokasi pengungsian Desa Tanara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan jemput bola tersebut bertujuan memudahkan warga pengungsi dalam mengurus kembali dokumen penting tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan dokumen lainnya dapat langsung dilayani di posko pengungsian.
“Kami melakukan pelayanan langsung, termasuk perekaman biometrik dan penggantian seluruh administrasi kependudukan yang rusak akibat banjir. Harapannya masyarakat tetap memiliki dokumen resmi untuk berbagai kebutuhan,” jelasnya.
Ia mengaku prihatin melihat kondisi warga yang hingga kini masih bertahan di tengah genangan air.
“Kondisi masyarakat sangat memprihatinkan. Mudah-mudahan air segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal,” ungkapnya.
Selain itu, Warnerry juga berharap adanya solusi jangka panjang terkait penanganan banjir, termasuk normalisasi sungai dan perbaikan aliran air agar genangan dapat segera teratasi. Ia mendorong pihak terkait, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk melakukan langkah konkret dalam memperlancar aliran air di wilayah terdampak.
Kegiatan jemput bola Disdukcapil Kabupaten Serang ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak banjir, sekaligus memastikan hak administrasi kependudukan masyarakat tetap terpenuhi meski dalam kondisi bencana.

