
KAB. SERANG, Mediabooster.news – UPT Puskesmas Pabuaran menggelar Loka Karya Mini (Lokmin) triwulan di Aula Puskesmas setempat, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini dihadiri Muspika Kecamatan Pabuaran serta para pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Puskesmas Pabuaran Maftuhah, Camat Pabuaran Idham Danal, Kapolsek Pabuaran, Danramil Pabuaran, Ketua MUI, KUA, para kepala desa, tenaga kesehatan, para kader, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Pabuaran, Maftuhah menjelaskan bahwa Lokmin kali ini berfokus pada evaluasi kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat dari Januari hingga Oktober 2025. Evaluasi ini mencakup capaian program, kondisi kesehatan masyarakat, hingga berbagai permasalahan kesehatan yang masih ditemukan di lapangan.
“Kalau secara keseluruhan, kita melihat bagaimana kondisi kesehatan masyarakat Pabuaran hari ini, baik dari sisi pelayanan maupun permasalahan kesehatan yang masih kami temukan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, masih terdapat beberapa permasalahan kesehatan yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Pertama, masih ditemukan kasus stunting di beberapa desa. Selain itu, yang cukup banyak dibahas tadi adalah terkait ODGJ yang kurang mendapatkan dukungan dari keluarga, sehingga mereka membutuhkan perhatian khusus agar tetap bisa melanjutkan aktivitasnya,” kata Maftuhah.
Meski demikian, jumlah ODGJ di wilayah Pabuaran relatif kecil.
“Dari total sekitar 49.000 penduduk, ODGJ ada di setiap desa tetapi jumlahnya masih di bawah 10 orang. Ada yang 5, ada yang 6. Tidak banyak, namun tetap harus menjadi konsen kita semua. Ketika ada permasalahan kesehatan, kita harus bersinergi dengan kecamatan dan desa untuk mencari solusi,” tegasnya.
Terkait penanganan ODGJ, Maftuhah menyampaikan bahwa Puskesmas selalu menindaklanjuti laporan yang masuk dari masyarakat maupun kader.
“Jika memungkinkan, ODGJ dan keluarganya kami minta datang ke Puskesmas. Namun jika tidak bisa, kami akan datang langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan terapi yang tepat. Bila diperlukan rujukan, kami himbau untuk dirujuk,” jelasnya.
Camat Pabuaran, H. Idham Danal, mengapresiasi pelaksanaan Lokmin sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kegiatan Lokmin ini sangat penting karena menjadi ruang kita untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi. Permasalahan stunting maupun ODGJ tidak bisa ditangani sendiri oleh Puskesmas. Ini perlu keterlibatan desa, kader, dan seluruh unsur Muspika,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan siap mendukung upaya-upaya yang dilakukan Puskesmas, terutama dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang bersifat lintas sektor.
“Kami dari kecamatan siap bersinergi, baik dalam edukasi, pendampingan, maupun koordinasi dengan desa. Harapannya, ke depan angka stunting menurun dan penanganan ODGJ semakin baik sehingga mereka mendapat dukungan yang layak,” tutupnya Idham. (dkm)

