
SERANG, Mediabooster.news – Kecamatan Serang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Serang, Kota Serang Tahun Anggaran 2023 dengan tema “Daya Dukung Pemerintah Sebagai Penyokong Percepatan Pembangunan Daerah” pada hari Kamis, 26 Januari 2023 di Banten Room Hotel Wisata Baru, Serang Banten.
Acara dihadiri sekaligus dibuka oleh Walikota Serang H. Syafrudin serta turut dihadir Kepala Dinas Bappeda Kota Serang, Kepal Dinas Perkim Kota Serang, Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Kapolsek Serang, Danramil, Camat Serang, Lurah se Kecamatan Serang, MUI, Forum RT/RW, LPM, PMI dan para tamu undangan lainnya.
Maksud dan tujuan diadakannya Musrenbang Kecamatan Serang Tahun Anggaran 2023 ini adalah untuk menyusunrencana kerja pemerintah daerah Tahun 2024. Dengan tujuan memberikan cerminan prinsip-prinsip partisipasif dan demokratif, memperhatikan kesetaraan jender dan ramah lingkungan. Selqnjutnya mendapat masukan untuk penyempurnaan rancangan RKPD yang memuat prioritas Pembangunan Daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD, termasuk kegiatan yang alokasi dananya berasal dari APBD Kota Serang, APBD Propinsi Banten, APBN dan sumber pendanaan lainnya. Serta Mendapat rincian rancangan awal RKASKPD, khususnya yang berhubungan dengan pembangunan.
Walikota Serang H. Syafrudin dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Serang yang sudah terlebih dahulu melaksanakan Musrenbang RKPD tahun 2024 di Kota Serang. Dirinya berharap apa yang dihasilkan pada musrenbang ini dapat bermanfaat untuk masyarakat melalui aspirasi-aspirasi yang disampaikan
“Musrenbang ini disusun setiap tahun merupakan satu kewajiban dari para Kepala OPD termasuk juga Camat dan Lurah untuk menyusun rencana pembangunan yang akan datang. Intinya musrenbang itu kan menyerap aspirasi masyarakat didalam permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, baik kaitannya dengan fisik maupun non fisik” Ucapnya.

Syafrudin mengatakan aspirasi dan usulan masyarakat dalam musrenbang ini akan ditampung yang kemudian disampaikan di musrenbang tingkat kota. Terkait dengan berbagai aspirasi atau usulan masyarakat yang belum terealisasikan, Syafrudin menyampaikan adanya keterbatasan anggaran sehingga perlu memilih mana yang lebih dahulu diselesaikan.
“Memang kalau keinginan warga harus kita realisasikan tapi itu juga berdasarkan kemampuan, usulan-usulan masyarakat akan bertahap, dengan keterbatasan anggaran pemerintah kota yah tentunya tidak keseluruhan, sesuai dengan kemampuan tapi yang paling krusial itu harus didahulukan” Ucapnya.
Camat Serang H. Mashudi menyampaikan Musrenbag yang digelar merupakan lanjutan Musrenbang tingkat Kelurahan yang sudah digelar di 12 Kelurahan sebelumnya.
“Tentu intinya dalam rangka kita mensinkronisasikan dengan suatu tujuan untuk melakukan perubahan dalam capaian kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Serang dan secara umum masyarakat Kota Serang. Dalam rangka kita mendorong percepatan pembangunan infrastruktur , baik pembangunan, kesehatan, pendidikan dan faktor-faktor yang mendukung percepatan pembangunan di Kota Serang” kata Camat Serang H. Mashudi.
lanjut dirinya, dalam musrenbang ini ada beberapa prioritas terkait usulan-usulan masyarakat yang diantaranya jalan, drainase, penangan stunting dan gizi buruk, serta persampahan yang menjadi polemik warga saat ini.
“di Kecamatan Serang memang ada beberapa prioritas dalam usulan masyarakat terutama perbaikan jalan, drainase dan persampahan, untuk kesehatan ada penurunan stunting dan gizi buruk,” jelasnya.
Jalan dan sampah menjadi mayoritas usulan-usulan yang disampaikan oleh peserta musrenbang di Kecamatan Serang. Seperti salah satu peserta yang mengeluhkan jalan Kelurahan trondol yang hancur dan jika hujan becek hingga menimbulkan kemacetan.
“Kami mengusulkan untuk jalan sepanjang di kelurahan trondol agar dapat di bangun, saya minta jangan di tambal-tambal nanti pasti hancur lagi. Serta dibuat drainasenya. Apa lagi saat hujan becek dan macet,” ujar salah satu peserta.
“Terkait yang disampaikan pak wali tentang sampah kalau bisa di buat baleho yang besar tentang penangkap pembuang sampah, jika ada peringatan seperti itu insyaallah warga yang buang sampah nantnya takut,” kata salah satu peserta dari Forum RT. (dkm)
