
SERANG, Mediabooster.news – Ada yang berbeda di Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang. Masyarakat di wilayah ini menunjukkan wujud nyata kepedulian sosial lewat sebuah program inovatif bernama “Masuk Pintu” (Masyarakat Sukalaksana Peduli Yatim Piatu).
Digagas oleh paguyuban warga Sukalaksana, program ini mengajak setiap rumah tangga menabung dalam celengan selama satu tahun penuh. Nantinya, seluruh tabungan akan dibuka secara serentak dan bersama-sama pada bulan Muharam tahun depan, lalu disalurkan kepada anak-anak yatim piatu yang tinggal di lingkungan tersebut, khususnya di Kampung Kaningan.
Program “Masuk Pintu” resmi diluncurkan di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Kaningan, Sabtu malam, (5/7/2025) dan dihadiri langsung oleh Camat Curug, Eni Sudaryani, didampingi oleh Plt Lurah Sukalaksana, Su’adah. Dalam acara tersebut, celengan secara simbolis diserahkan kepada para ketua RT yang ada di lingkungan Kaningan.
Plt Lurah Sukalaksana, Su’adah, menjelaskan bahwa gerakan ini murni berasal dari inisiatif warga, dan disambut hangat oleh berbagai kalangan.
“Alhamdulillah, kegiatan ini disupport oleh masyarakat, camat, para pemuda, dan tokoh-tokoh lainnya. Malam ini celengan mulai dibagikan ke rumah-rumah warga oleh para RT. Insya Allah, pada bulan Muharam tahun depan, seluruh celengan akan dibuka dan hasilnya diberikan untuk anak-anak yatim di wilayah kita,” ujarnya.
Total sebanyak 1.280 celengan dibagikan, sesuai dengan jumlah rumah yang ada di wilayah Sukalaksana. Masing-masing keluarga diharapkan bisa menyisihkan sebagian kecil rezekinya secara rutin, yang nantinya akan menjadi sumber kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu di sekitar mereka.
Camat Curug, Eni Sudaryani, memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Menurutnya, “Masuk Pintu” merupakan inovasi sosial yang sangat baik dan layak ditiru oleh kelurahan-kelurahan lainnya di Kecamatan Curug, bahkan bisa menjadi percontohan di tingkat kota.
“Inisiatif ini sederhana namun punya dampak sosial yang luar biasa. Saya akan mengusulkan agar gerakan seperti ini bisa dikembangkan di kelurahan lain dan dijadikan program unggulan Kota Serang,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong dan kasih sayang, warga Sukalaksana membuktikan bahwa kepedulian sosial bisa dimulai dari langkah kecil, dari rumah, untuk sesama. Program “Masuk Pintu” bukan hanya sekadar menabung uang, tetapi juga menabung kepedulian, harapan, dan cinta untuk generasi yang membutuhkan uluran tangan. (dkm)
