
KAB. SERANG, Mediabooster.news – Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas memastikan keselamatan Warga pasca terjadinya tanah longsor di Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang – Kabupaten Serang. Wakil Bupati Serang tersebut meninjau langsung lokasi pengungsian sementara yang menampung 274 warga pada Selasa malam (6/1/2026).
Longsor yang berada di Area Bukit Gapuas terjadi pada Selasa 6 Januari 2026 sekira pukul 10.30 WIB. membuat warga sekitar panik dan berlarian menyelamatkan diri untuk antisipasi dampaknya sampai ke pemukiman penduduk. Warga sementara mengungsi di Gedung Madrasah Roudhotunnajah, yang berjarak sekitar 500 meter dari pemukiman sebelumnya.
Dari total warga yang dievakuasi, terdapat kelompok rentan yang menjadi prioritas penanganan, terdiri dari 31 lansia, 21 balita, dan 4 ibu hamil, sementara 218 lainnya merupakan kelompok dewasa dan anak-anak. Saat ini, para pengungsi berada dalam kondisi aman dan terus mendapatkan pendampingan serta pemantauan dari tim gabungan di lapangan.
Wakil Bupati Serang Najib Hamas memastikan penanganan bagi warga yang mengungsi segera dilakukan dengan cepat, seperti penyediaan makanan siap saji dengan mendirikan dapur umum, penanganan kondisi warga yang memiliki penyakit khusus, kebutuhan asupan gizi bagi bayi dan anak-anak serta kebutuhan lainnya yang mendesak diperlukan.
“Saya sudah mendapatkan laporan adanya longsor ini beberapa menit setelah kejadian, dan saya langsung berkoordinasi dengan Ibu Bupati serta stakeholder terkait dan Alhamdulillah warga sudah di evakuasi oleh Tim Gabungan dari TNI, Kepolisian, BPBD, Muspika, Pemerintahan Desa, serta relawan lainnya, dan Saya hadir malam ini setelah menyelesaikan beberapa agenda kegiatan kedinasan, untuk memastikan kebutuhan warga segera diatasi” Ungkapnya.
Selain itu Najib Hamas juga mengecek langsung ke lokasi terdekat titik longsor dan memastikan tidak ada longsor susulan, serta mengajak Tim Gabungan beserta Masyarakat berdo’a bersama untuk keselamatan dan keamanan dari bencana Alam lainnya. Ia juga meminta tim Gabungan untuk tetap berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk memantau kemungkin longsor susulan terjadi. (*)

