
KAB. SERANG, Mediabooster.news – Mahasiswa KKM Tematik Kelompok 99 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang bertugas di Desa Sindangheula menggelar berbagai perlombaan keagamaan dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut meliputi lomba MTQ, Adzan, dan Pildacil (Pidato Cilik).
Perlombaan diikuti puluhan anak-anak, baik dari kalangan siswa sekolah maupun masyarakat umum. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa (20/1/2026).
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, serta dihadiri para guru yang mendapingi siswa, mahasiswa KKM Tematik Kelompok 99 Untirta, dan dua orang juri berpengalaman.
Ketua Kelompok KKM 99 Tematik Untirta, Rahardian, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program keagamaan mahasiswa selama menjalankan KKM di Desa Sindangheula.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj melalui perlombaan MTQ, Adzan, dan Pildacil. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri anak-anak terhadap bakat yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, anak-anak dapat terus mengembangkan kemampuan dan potensi diri, sehingga kelak mampu menjadi generasi Qurani dan pendakwah yang membawa nilai-nilai Islam ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sindangheula, Suheli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKM Untirta atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami Pemerintah Desa Sindangheula sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga dapat memotivasi generasi penerus desa kami untuk meningkatkan kualitas diri, bakat, dan minat, sehingga lahir masyarakat yang Qurani dan mampu mencerahkan lingkungannya,” kata Suheli.
Suheli juga berharap kehadiran mahasiswa KKM Tematik Kelompok 99 Untirta dapat terus memberikan manfaat melalui program-program yang sesuai dengan potensi desa, seperti pengembangan UMKM, desa wisata, hingga pengelolaan sampah.
“Kami berharap mahasiswa mampu memberikan solusi dan gebrakan nyata sesuai potensi yang dimiliki Desa Sindangheula,” tambahnya.
Salah satu juri perlombaan, Ustadz Sanwani, turut memberikan tanggapan positif atas kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba-lomba keagamaan seperti ini sangat penting sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi anak-anak.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Untirta yang telah menyelenggarakan lomba MTQ, Adzan, dan Pildacil. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang hebat,” tuturnya. (dkm)

